UmiFatmawati25'
3 stories
Miracle of Life by NinsJo
NinsJo
  • WpView
    Reads 5,426,894
  • WpVote
    Votes 458,894
  • WpPart
    Parts 58
Bukannya pergi ke alam baka setelah insiden penembakan yang ia alami, namun pada saat membuka mata, pemandangan yang pertama kali dilihatnya adalah wajah seorang pria rupawan yang membayang tepat di atasnya. Ia dan pria itu sama-sama telanjang dan pria itu berada di atasnya karena sedang menyetubuhinya. Secara refleks, Isvara menonjok wajah pria itu kemudian mendorong tubuhnya agar menyingkir dari atasnya. "Apa yang kau lakukan!" raung pria itu. ****** Situasi dan keadaan macam apa ini? Belum selesai benaknya memikirkan tragedi penembakan yang ia alami, Isvara malah dihadapkan dengan kejadian aneh dan rumit. "Apa kau Raja Zeroun Xerxes Ivanovski? Apa sekarang aku berada di Kerajaan Amalis?" Isvara bertanya hanya untuk memastikan. "Untuk apa bertanya sesuatu yang sudah kau ketahui," desis pria itu. "Sepertinya kau benar-benar kerasukan, Selir Isvara Lavanya," imbuhnya. Jawaban pria itu secara tidak langsung mengiyakan pertanyaannya. Isvara tercenung. Darah di wajahnya seolah tidak mengalir sebagaimana mestinya, wajahnya pucat pasi. Bagaimana mungkin ia berada di sini, di dalam buku fiktif kuno pemberian kakek buyutnya, tempat fiktif yang mungkin tidak tertera dalam peta dunia. ****** Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata. *Pictures in some chapters by pinterest. #1 in Indonesia 14/10/23 #1 in Takdir 18/10/23 #3 in Cinta 18/10/23 #1 in Reinkarnasi 20/10/23 #1 in Fantasy 23/10/23 #1 in Posesif 23/10/23 #1 in Romansa 30/10/23 #1 in Kingdom 07/11/23
Raja Elhaq & Ratu Fatimah by Miss_N714
Miss_N714
  • WpView
    Reads 135,362
  • WpVote
    Votes 7,327
  • WpPart
    Parts 11
Raja Elhak merupakan Raja dari kerajaan Almalik. berdarah dingin dan dikenal sebagai raja tidak punya hati. setelah sebelumnya ia dikenal sebagai pria demawan dan hangat. tapi hal tersebut kemudian berubah sejak Ratu Raihanna sang istri meninggal saat melahirkan putra mahkota yang saat ini sudah berumur 7 tahun. Putri Fatimah, seorang putri dari kerajaan Assidik, diusianya yang baru menginjak 17 tahun harus menikah dengan seorang Raja yang hampir dua kali lipat dari umurnya saat ini. ini adalah pernikahan balas jasa satelah Raja yang menikahinya adalah penyelamat ayahnya, Raja Taha, dari peperangan dengan kerajaan Trior yang lebih besar dari kerajaan Assidik. Gadis polos bahkan teramat sangat polos, begitulah ia dikenal. Ia seperti seorang Putri bayangan karena tak ada satu pun dari rakyatnya pernah melihat gadis tersebut. mereka hanya mengetahui Putra Mahkota Haikal Assidik yang merupakan putra pertama dari pasangan raja dan ratu kerajaan Assidik. Bisakah sosok dingin dan sosok yang masih seperti anak kecil tersebut bersatu dalam ikatan pernikahan? akankah mereka bertahan ditengah derasnya badai kehidupan? temukan jawabannya, segera!!! happy reading. Thanks to @tamvan untuk cover ori-nya.
Menanti Senja by UmiFatmawati25
UmiFatmawati25
  • WpView
    Reads 946
  • WpVote
    Votes 110
  • WpPart
    Parts 17
Kini hanyalah kenangan yang tertinggal dalam ingatan dan mungkin akan terulang dalam fikiran. Mengingat keluarga ku yang sudah tak pernah memberikan kasih sayang hanya membuat goresan di hati yang lebih dalam. "Biarpun kamu sedang menangis, kamu masih tetap cantik." Ucap anak laki-laki menghentikan gadis kecil yang sedang menangis di tepi pantai sendirian. "Kamu siapa?" Tanya Afa dan mengusap air matanya. "Aku Renal. Tidak usah menangis karena kamu lebih cantik bila tersenyum." Jawab Renal untuk menghibur namun yang terjadi justru sebaliknya, air matanya mengalir lebih deras. "Aku tau semua masalah mu, dan aku juga tau kamu pasti bisa menghadapi semuanya." Ucap Renal. "Aku tidak yakin." Sanggah Afa dan berjalan meninggalkan Renal. "Aku yakin kamu pasti bisa, masih ada Allah yang selalu di sampingmu zahra 'amila." Teriak Renal. "Afa." Membenarkan namanya. "Aulia Fatma Az-Zahra." Ucap Renal yang menghentikan langkah Afa. ..... Aku masih setia menunggu dirimu di sini. Ya di tepi pantai ini setiap sore untuk menanti akhir senja ku.