SeraphicNotes
Mandhira adalah sosok perempuan yang hidupnya dibangun atas empati dan nurani. Sebagai dokter spesialis bedah, ia terbiasa menyelamatkan nyawa, menjahit luka, dan percaya bahwa setiap manusia selalu memiliki sisi baik untuk diperjuangkan. Hidupnya lurus, tenang, dan penuh cahaya-hingga takdir mempertemukannya dengan Ibrahim.
Ibrahim adalah kebalikan dari Mandhira. Dingin, kejam, dan tak mengenal belas kasihan. Dunia yang ia pijak dipenuhi ambisi, rahasia gelap, dan keputusan-keputusan tanpa hati. Baginya, perasaan hanyalah kelemahan. Mandhira adalah putih, sementara Ibrahim adalah hitam yang pekat-dua warna yang seharusnya tak pernah dipaksakan bersatu.
Namun keadaan memaksa Mandhira menerima Ibrahim sebagai suaminya. Pernikahan tanpa cinta itu menjadi penjara yang menyesakkan, di mana Mandhira harus bertahan di sisi pria yang tak pernah ia pahami, apalagi cintai. Setiap hari adalah perjuangan antara mempertahankan dirinya sendiri atau tenggelam dalam kegelapan Ibrahim.