fridayyysss
- Reads 2,051
- Votes 469
- Parts 14
Bagi Kekaisaran Osteria, Jennie de Arandell adalah musuh paling mematikan. Namun, sebuah benturan keras di medan perang membuat sang Putri Agung kehilangan seluruh ingatannya.
Taehyung de Goryeo, Pangeran Mahkota Osteria yang terkenal kejam, awalnya bersiap memenggal kepalanya. Namun, melihat sepasang mata musuh bebuyutannya menatapnya dengan kepolosan yang rapuh, sebuah rencana licik lahir di kepala politiknya.
Taehyung melepas rantai perak di tangan Jennie, lalu membisikkan sebuah kebohongan paling agung
"Kau adalah Jennie. Gadis bangsawan rendah, sekaligus... tunangan yang paling kucintai"
Di sebuah kastil utara yang terasing, Jennie terpaksa menggantungkan hidupnya pada satu-satunya pria yang mengenali namanya. Dia belajar memercayai setiap tatapan intens dan sentuhan hangat Taehyung, tanpa tahu bahwa pria itu adalah monster yang membantai pasukannya.
Taehyung mengira dia memegang kendali penuh atas bidak caturnya. Namun, seiring berjalannya waktu, Detak jantungnya perlahan tak selaras setiap kali menatap senyum tulus Jennie.
Kebohongan ini adalah bom waktu. Karena saat ingatan Jennie perlahan kembali dan Kerajaan Arandell siap memulai perang total, Taehyung harus memilih mempertahankan takhtanya, atau menyelamatkan wanita yang cintanya telah dia bangun di atas fondasi kebohongan.
"Aku bisa meragukan seluruh isi dunia ini, Taehyung. Tapi aku tidak akan pernah meragukan tempatku di sisimu." - Jennie de Arandell.
"Tatap mataku, Jennie. Dan tetaplah menjadi milikku, bahkan ketika kau ingat bahwa akulah yang membantai seluruh pasukanmu." - Taehyung de Goryeo.