amandatasya_
- Reads 864
- Votes 147
- Parts 4
Egois jika Alea menginkan lebih dari seorang sahabat, bukannya mendapatkan kejelasan hubungan melainkan mendapatkan perpisahan dari sebuah hubungan.
Apakah dengan kepergian Atalla membuat Alea sanggup untuk menunggu?.
Jika itu yang kalian pikirkan, jelas sekali jawabannya ialah,
Tidak, Alea bukanlah seperti tokoh yang kalian bayangkan. Tokoh yang setia menunggu cinta sejatinya, hingga dipertemukan dalam sebuah kejadian manis lalu berakhir didermaga yang indah.
Alea tidak suka menunggu, Alea tidak suka perpisahan, dan Alea tidak suka hal yang berbau ketidakpastian, ia harus mencari, ia tetap berjalan mencari hal yang ia inginkan.
Namun apakah kisah cinta sebuah minuman Ale-ale dan samudera Atlantis akan mengalir indah dengan kisah yang manis?, atau mungkin curam diterpa badai dengan pahit?.
Tidak ada yang tahu pasti bagaimana,
Sang samuderalah yang tahu dimana tempat arusnya akan bermuara.