favorite squad's story?
4 stories
Dideketin Duda: PCY✔ oleh raracomeau
raracomeau
  • WpView
    Membaca 2,994,480
  • WpVote
    Suara 355,686
  • WpPart
    Bagian 70
[ENDING & BONCHAPT PRIVATE] "Git, Im, Jo itu siapa yang barusan lewat? Cakep banget." "Lah lo gatau? Itu CEO Park woy." "Tapi sayang dia duda." Rasa lokal. #113 in Fanfiction 20.11.2016 #86 in Fanfiction 23.11.2016 #48 in Fanfiction 24.11.2016 #38 in Fanfiction 29.11.2016 #32 in Fanfiction 30.11.2016 #25 in Fanfiction 02.12.2016 #14 in Fanfiction 03.12.2016 #13 in Fanfiction 08.12.2016 #11 in Fanfiction 16.12.2016 #10 in Fanfiction 02.01.2017
Abang Suho: EXO✔ oleh raracomeau
raracomeau
  • WpView
    Membaca 854,380
  • WpVote
    Suara 128,846
  • WpPart
    Bagian 46
[ENDING & BONCHAPT PRIVATE] Abang gue kaya, sombong, banyak gaya, posesif, tukang buang-buang duit tapi Rara sayang. #114 in Fanfiction 23.02.2017 #100 in Fanfiction 24.02.2017 #45 in Fanfiction 02.03.2017 #31 in Fanfiction 03.03.2017 #27 in Fanfiction 06.03.2017 #19 in Fanfiction 08.03.2017 #16 in Fanfiction 09.03.2017 #15 in Fanfiction 10.03.2017 #7 in Fanfiction 18.03.2017
+17 lagi
Who Are You? [PCY]✔️ oleh raracomeau
raracomeau
  • WpView
    Membaca 627,439
  • WpVote
    Suara 96,784
  • WpPart
    Bagian 49
[ENDING & BONCHAPT PRIVATE] "Maaf bukan niat aku ngebohongin, cuma kamu aja yg salah denger." "Tapi sumpah aku tulus sama kamu." Rasa lokal. #150 in Fanfiction 15.12.2016 #92 in Fanfiction 23.12.2016 #87 in Fanfiction 29.12.2016 #77 in Fanfiction 30.12.2016 #74 in Fanfiction 31.12.2016 #65 in Fanfiction 01.01.2017 #58 in Fanfiction 02.01.2017 #55 in Fanfiction 03.01.2017 #43 in Fanfiction 04.01.2017 #31 in Fanfiction 09.01.2017
[Sudah Terbit] Ombak di Palung Hati oleh gitlicious
gitlicious
  • WpView
    Membaca 2,047,673
  • WpVote
    Suara 349,699
  • WpPart
    Bagian 61
"Kami terlalu sibuk untuk menuntut kesempurnaan masing-masing pada saat itu, tanpa menyadari bahwa kami hanya sempurna bila saling melengkapi." *** Kadang kala, semesta bisa begitu hebat dalam mengombang-ambing perasaan. Seperti perasaanku yang ditarik dalam bahagia, lalu dilebur dalam luka yang tiada obatnya. Perceraian, satu kata yang menghasilkan pukulan batin begitu menyakitkan dan luka tak kasat mata. Menikah di usia muda dengan segala keegoisan dan gengsi tanpa komunikasi yang baik menciptakan jurang pemisah diantara kami. Sampai akhirnya kata perceraian menjadi penutup kelam kehidupan pernikahan yang awalnya kuidam-idamkan. Kupikir, semua telah berakhir, hingga pertemuan kembali dengan Azka Layendra, sosok sandaran yang dulu selalu ada membuatku kembali dalam kenangan masa lalu. Haruskah aku dipermainkan oleh takdir dengan orang yang sama untuk kedua kalinya? #01 on Chicklit 15.10.17