Rizqiinayah's Reading List
3 stories
About Forever by InnayahPutri
InnayahPutri
  • WpView
    Reads 3,164,876
  • WpVote
    Votes 324,289
  • WpPart
    Parts 47
Kita adalah sepasang ganjil, yang digenapkan oleh tangan Tuhan. Sekeping hati, yang tiada lengkap tanpa sepetak dari yang lain. Mulanya, kukira semesta mempertemukan hanya untuk membuat kita saling jatuh cinta. Namun di antara takdir yang telah dikotakkan, akhirnya aku sadari, kita tidak dikisahkan untuk bahagia semudah yang aku kira. Ada alasan di balik garis yang telah digambarkan. Mungkin, untuk sebuah usaha menyelamatkan. Atau mungkin juga, untuk sebuah kehilangan yang lebih lama dari pada selamanya. Copyright© 2018 by Innayah Putri
SENIOR by Katakokoh
Katakokoh
  • WpView
    Reads 21,290,533
  • WpVote
    Votes 349,849
  • WpPart
    Parts 35
[SUDAH TERSEDIA DI TOKO BUKU TERDEKAT] Berawal dari rasa penasarannya pada Nakula, ketua MOS yang gantengnya membelah tujuh benua. Aluna, mulai mencari tahu apa penyebab dari datarnya sifat Nakula. Cowok blasteran Spanyol-Indonesia itu seperti tidak bisa merasakan apapun dalam hidupnya. senang, sedih, bahagia, menangis, takut, panik, curiga, terkejut, bahkan jatuh cinta saja sepertinya belum pernah cowok itu rasakan. Cowok Introvert itu juga tidak suka jika tubuhnya disentuh siapapun. Aluna, pada akhirnya mencari tahu sendiri jawaban dari semua pertanyaan yang mengganggu kepalanya selama ini. (Please don't copy my story) SENIOR'S © 2017 Katakokoh
If Only by InnayahPutri
InnayahPutri
  • WpView
    Reads 5,337,661
  • WpVote
    Votes 355,669
  • WpPart
    Parts 51
#09 in Teenfiction (24 Januari 2018) Pemenang The Wattys 2017 kategori Riveting Reads Kita telah belajar banyak mengenai kehilangan. Menjejaki satu-persatu luka, demi menemui kebahagiaan bagi yang lain. Jatuh, sampai rasanya tidak mampu lagi berdiri. Terpuruk, hingga mengira bahwa mati segera menjemput. Selang waktu berjalan, kita belajar untuk bangkit. Mengira setelah segala hal menyakitkan terjadi, maka tinggal senyum yang menanti. Namun nyatanya semesta memang sekejam itu. Betapa pun kita berusaha lari dari kejaran luka, menipu diri sendiri, tak ada yang mampu menyangkal; Bahwa kita bukanlah pemilik akhir yang bahagia.