GabriellaMahotra's Reading List
2 stories
SEREIN by ameysiaa
ameysiaa
  • WpView
    Reads 20,457,520
  • WpVote
    Votes 1,906,485
  • WpPart
    Parts 57
"𝙿𝚊𝚝𝚊𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝𝚗𝚢𝚊, 𝚓𝚊𝚝𝚞𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚕𝚗𝚢𝚊, 𝚖𝚊𝚔𝚊 𝚒𝚊 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚝𝚒 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚗𝚍𝚒𝚛𝚒𝚗𝚢𝚊." -𝓐𝓶𝓮𝔂𝓼𝓲𝓪𝓪, Serein "Dia butuh aku Cha. Udah beribu-ribu kali aku bilang, jangan egois!" Tangan pria itu menggapai tangan gadis di hadapannya. "Kita sama-sama berjuang Cha," lanjut pria itu berusaha melembutkan nada suaranya. Gadis itu mengangguk kasar membuat air mata yang menggenang di pelupuk matanya berjatuhan. "Iya Lang, kita sama-sama berjuang." "Aku berjuang mati-matian ngalahin ego aku untuk pertahanin hubungan kita. Dan kamu ...." "Kamu berjuang mati-matian menangin ego kamu untuk mengakhiri hubungan kita."
Gabriel's Mine by Qieqizie
Qieqizie
  • WpView
    Reads 2,954,633
  • WpVote
    Votes 187,973
  • WpPart
    Parts 45
Part saya private acak sorry Aluna Deviatia seorang gadis semester akhir jurusan perancang busana. Pendek dan penakut. Mendapatkan nasib sial dihari ia mendapatkan gajinya sebagai penjaga toko bunga. Dengan sialnya ia dikejar para pemalak, jatuh dalam tumpukan daun dan luka di lututnya. Seharusnya bisa lebih baik dari pada di pandangi seperti orang gila sepanjang perjalanan ke mini market. Namun sayang, para pemalak yang ia kira ingin memalaknya malah berniat menculiknya. Membawa Aluna kembali kepada sosok yang tak pernah ingin dia lihat lagi setelah masa sekolah menengahnya. Gabriel Ivanovich, pemilik sah Enterlace Corp, sebuah perusahan besar yang menaungi segala kekayaannyan. Psycho gila dengan obsesi besar hanya kepada Aluna. Menculik gadis itu, membakar hangus segala milik gadis itu. Mengikat seorang Aluna didalam hubungan gila penuh siksaan dan kelembutan. Membawa gadis itu kepada fakta besar yang terkubur jauh didasar tanah. •••°°••• "AAAAAA, sa-sakit Gabriel! Sakit!" "Sakit? Ah, maafkan aku sayang. Bagaimana ... jika kakimu kupatahkan saja?" ujar Gabriel tersenyum gila. " Ya, bukankah lebih baik kakimu kupatahkan saja. Kaki sialan itu yang membawamu berlari menjauhiku dua hari ini," ujar Gabriel dengan muka sadis. "Maaf ...," "Maaf? Hahahaaha kau harus mendapatkan hukumanmu sayang."