Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
Learn more
intanpayung1_'s Reading List
3 stories
Across the Street (Selesai) by rennamoon
rennamoon
  • WpView
    Reads 1,266,899
  • WpVote
    Votes 122,430
  • WpPart
    Parts 42
Sonya hanya ingin membeli rumah sederhana untuk bisnis pakaian anak. Yang tidak ia duga, rumah itu menyimpan kenangan pahit bagi pemilik sebelumnya, Rue, seorang pria pendiam yang tinggal tepat di seberang jalan. Ketika Sonya mulai menetap, Rue justru semakin sering muncul di hidupnya. Di balik senyum tenang dan sikap sok tahu soal tukang renovasi, Rue menyimpan rahasia yang perlahan mengubah cara Sonya memandangnya... dan perasaannya sendiri. start, September 2025-2 Desember 2025 ©️rennamoon cover & gambar di sini diambil dari Pinterest! Plagiarizing my story is strictly prohibited ⚠️ DILARANG PLAGIAT!!!
Out of Scope (Selesai) by rennamoon
rennamoon
  • WpView
    Reads 1,988,155
  • WpVote
    Votes 162,636
  • WpPart
    Parts 50
Beberapa orang datang membawa tawa. Yang lain hadir bersama luka yang sulit disangkal. Tapi ada satu orang yang datang membawa keduanya. Sera tidak pernah berencana untuk jatuh cinta. Terutama pada seseorang seperti Gie yang terlihat tenang dan sulit didekati. Tetapi kenyamanan yang tumbuh perlahan justru membuatnya takut. Ada sesuatu dari Gie yang terasa terlalu dekat dengan masa lalu yang ingin Sera kubur rapat-rapat. Gie tidak menuntut banyak. Ia hanya ingin seseorang yang mau bertahan, bahkan ketika hidupnya tidak lagi hanya tentang dirinya sendiri. Namun terkadang, cinta saja tidak cukup, saat ada hal-hal yang tak bisa disambut, sekeras apa pun diperjuangkan. start Jul, 14 2025- sept, 17 2025 ©️rennamoon cover & gambar di sini diambil dari Pinterest! Plagiarizing my story is strictly prohibited ⚠️ DILARANG PLAGIAT!!
Gallop (White Coat & Black Barret) by kinkaaa
kinkaaa
  • WpView
    Reads 18,402
  • WpVote
    Votes 2,250
  • WpPart
    Parts 10
"Bekas luka di dahi kamu itu udah jelas menunjukkan sesuatu." "Yaitu?" Ia menyunggingkan bibirnya puas, kemudian mengangkat telunjuknya tepat di bekas luka yang selalu kututupi dengan poni itu. "Kamu udah kutandain dari dulu."