Rana nitip...^^
3 stories
Abu-abu by PlutoPamit
PlutoPamit
  • WpView
    Reads 224,313
  • WpVote
    Votes 13,534
  • WpPart
    Parts 57
Kumpulan puisi tidak jadi, cerita kependekan, anggaplah tong sampah. Hanya bersenang-senang. Racau kacau-balau ini kecipratan kopi, ketumpahan susu, diaduk jadi abu-abu. Dimulai 27 Desember 2015 dan diakhiri 16 Maret 2016 P = poem/puisi C = cerita kependekan M = meracau A =analogi
The Escapist by PlutoPamit
PlutoPamit
  • WpView
    Reads 108,208
  • WpVote
    Votes 8,870
  • WpPart
    Parts 124
Aku lari dari dunia yang kian fana lewat kata-kata. Kata-kata, sesungguhnya hanya kata-kata yang tak bermakna apa-apa, kadangkala. Tetapi jika bersama kata-kata aku bisa menggila dan bersuka ria, mengapa tak meracau saja? Jangan percaya dengan setiap yang kukata, sebab setiap penulis sesungguhnya adalah pendusta. [Berisi segala racau kacau balau seperti biasa, puisi yang tidak pernah jadi, tidak akan banyak konten bahagia, karena hidup sudah terlalu bersuka cita}
24 [Out In Bookstores] by PlutoPamit
PlutoPamit
  • WpView
    Reads 204,060
  • WpVote
    Votes 20,854
  • WpPart
    Parts 36
Telat terbit, 19 November 2018 (Elex Media) ...jika pergiku tiba-tiba, bisakah kamu menyampaikan 24 suratku pada mereka ? (Biru) Biru meninggal tiba-tiba. Tidak ada yang tahu mengapa selain dugaan kelelahan dan sudah waktunya Tuhan ingin bersamanya. Berlembar-lembar surat kutemukan di peti yang tersimpan di bawah tempat tidurnya. Haruskah surat-surat itu kuberikan ? Mengapa dia menulis surat ? Apa dia sudah tahu? Baiklah, kukirimkan surat-surat itu. Kalau saja penyebabnya akan diketahui setelah itu. (Langit). © 2016 Ossy Firstan