BelleOfWords
- Reads 286,715
- Votes 3,774
- Parts 17
⚠️ sedang menuju proses revisi⚠️
Kalila Raelynn merasa hidupnya sudah dirancang dengan penuh tuntutan dan harus sesuai dengan ekspektasi bundanya. Di tengah rasa hampa akan masa depannya sendiri, orang tuanya tiba-tiba kembali mengajaknya berpindah ke rumah lamanya.
Kepindahan rumah tersebut mengubah hidup Kalila cukup signifikan karena pertemuannya dengan Kaisar. Akibat perubahan yang mendadak itu, Kalila ingin berkenalan dengan tokoh itu kembali setelah perpisahannya yang cukup lama. Ia akan selalu mengusahakan apa pun itu agar dirinya selalu berada di samping teman lamanya itu. Namun, tampaknya mengakrabkan diri dan menaklukkan hati teman masa kecilnya itu tidak semulus yang Kalila mau.
Aksi-aksi yang selama ini Kalila lemparkan kepada Kaisar seperti terpental jauh akibat sifat kaku dan acuh tak acuh Kaisar. Laki-laki dengan pesona tampannya itu hampir tidak pernah memperlihatkan bagaimana karakternya. Bahkan, di tengah jalan sekalipun, usaha Kalila harus terganggu akibat satu hal yang mampu menjadikan nilai buruk atas perjuangannya kali ini. Jadi, apakah Kalila menyerah atas aksi-aksinya untuk Kaisar? Atau justru Kaisar yang mendekat dengan sendirinya?