sahlamaharanisakti24
- Reads 296
- Votes 139
- Parts 7
Dikeramaian jalan, dikala hari-hari menapakkan kakinya, mengajakku untuk mengikuti haluan perantauan. Disepanjang jalan, hatiku selalu tergerak untuk mengajak pikiran, nadi dan setiap sendi-sendi tubuhku agar saling merefleksikan setiap sayatan yang belum sempat tercurahkan.
Tentang rasa yang selalu menemani keseharianku, pahit manisnya selalu ingin kucurahkan lewat do'a dan tulisan, meskipun kalam dari seorang yang faqir ini belum bisa memenuhi kaidah-kaidah dari makna yang luas dan mendalam, namun setidaknya ini merupakan sebagian besar dari kenyamananku ketika hatiku sedang meminta haknya.