whisa Reading List
3 stories
Et Medicina | Seputar Medis yang Perlu Kamu Tahu oleh andrianchun
andrianchun
  • WpView
    Membaca 89,119
  • WpVote
    Vote 6,878
  • WpPart
    Bab 18
Sakit dan mati memang nggak akan bisa lepas dari kehidupan manusia. Terkadang di tengah sebuah jalan cerita, mau nggak mau penulis kudu bikin seorang tokoh sakit, cacat, atau bahkan meninggal dunia. Tergantung pakai sebab apa, tentu bukan yang mengandalkan ilmu santet atau tongkat sihir Harry Potter sih. Gimana mungkin The Fault in Our Star bisa menyayat hati kalau si Hazel nggak kena kanker? Gimana Sherlock bisa keren tanpa memakai kaidah forensik? Gimana Maze Runner dan segala jenis infeksi mematikan bisa dipelajari tanpa ilmu mikrobiologi? Dan yang paling langganan adalah psikiatri, hampir pasti akan dipakai di cerita model apa pun. Jadi bagaimana? Tertarik untuk membuat pembaca lebih memercayai dan menghayati ceritamu? Please, come and join me! p.s. Harap tenang, saya akan bikin dengan bahasa sesimpel mungkin. Kalau masih ada pertanyaan, kolom komentar terbuka untuk kalian. Beberapa topik mungkin tidak terlalu berhubungan dengan trope cerita, tetapi semoga tetap menjadi manfaat untuk kehidupan sehari-hari. Selamat membaca :)
'Dia' oleh NadiaNadia810
NadiaNadia810
  • WpView
    Membaca 8,242,181
  • WpVote
    Vote 229,623
  • WpPart
    Bab 49
#31 in teenfiction [12 oktober 2017] #41 in teenfiction [24 september 2017] #45 in teenfiction [16 september 2017] #49 in teenfiction [10 september 2017] "Van gue mau nanya?" ucap Raisya. "Apa?" jawab Vano dengan acuh tak acuh. "Lu kenapa berubah semenjak gue deket sama Naufal? trus pas tadi pagi lu ngikutin gue sama Naufal pas waktu mau berangkat sekolah kan?" Tanya Raisya yang mulai kesal. Vano tak menjawab. "Jawab Van! lo bisu? atau lo cembu--" Ucap Raisya yang langsung terhenti karena mendengar jawaban Vano. "Iya sya! gua cemburu liat lo sama Naufal! gue tau sya kita berdua emang pernah janji bahwa dalam Persahabatan ini ga boleh sampe ada yang ngelibatin perasaan tapi sya, Hati gue udah terlanjur sayang sama lo!" Jawab Vano Dengan nada tinggi. Detik itu juga air mata langsung meluncur dari mata Raisya.
PENOVETTE oleh aaisalisya
aaisalisya
  • WpView
    Membaca 3,140
  • WpVote
    Vote 601
  • WpPart
    Bab 24
[COMPLETE] Aku menemukannya di salah satu ruang ekstrakurikuler sekolah. Benda itu sangat menarik perhatianku karena itu terlihat sangat rapi. Setiap jam pulang sekolah aku selalu pergi ke sana. Untuk sekedar melanjutkan rasa penasaranku, aku mulai membukanya, aku mulai membacanya. Aku sangat terkejut. Itu sebuah magic yang mungkin semua orang tidak akan percaya. Buku itu, mampu membalas setiap apa yang aku tulis di sana. Aku mempunyai teman. Aku tahu namanya, dia seorang laki-laki yang terlihat menakjubkan dari namanya. Siapakah kamu sebenarnya? Apa kita pernah bertemu sebelumnya? Dari mana kamu sebenarnya? Apa kita bisa bertemu? Takdir telah mempertemukan kita dalam keunikan itu. Aku yakin kita dapat berteman meskipun kita tidak bisa menyatukan jabat tangan. Sosok perempuan yang sangat beruntung mendapatkan cintamu. Terima kasih telah memilihnya, aku sangat senang meskipun dia bukan diriku.