Orific
3 stories
Teach You by Lesssugar18
Lesssugar18
  • WpView
    Reads 62,985
  • WpVote
    Votes 10,163
  • WpPart
    Parts 6
Chani bertemu dengan Nohan di Commuter Line jurusan Jatinegara - Bogor. Di antara riuhnya penumpang KRL mereka berbagi kisah, Chani turun lebih dulu dari Nohan. Nohan turun di Stasiun Bojong Gede sedangkan Chan di Stasiun Depok. Keduanya sama-sama pulang naik kereta dari Stasiun Sudirman. "Dalam diam aku merindu, dalam diam aku menunggu."
Appl(ov)e Pie by Kaleela
Kaleela
  • WpView
    Reads 282,989
  • WpVote
    Votes 45,611
  • WpPart
    Parts 23
Azalea, pemilik toko kue, suka kencan buta. Lebih tepatnya, terpaksa kencan buta. Jeratan masa lalu mengharuskannya mencari pasangan lagi, walaupun hatinya masih terpaut pada Langit, mantan kekasihnya. Araz, tax consultant. Jatuh cinta dengan kue-kue, khususnya pai apel buatan Lea. Dan, tak pernah mengerti mengapa ia selalu bertemu Lea saat perempuan itu kencan buta. Araz tak habis pikir. Baginya kencan buta tak ubahnya seperti membeli kucing dalam karung. "Kamu tipe perempuan yang nggak takut dengan orang asing, ya?" - Araz "Enggak. Karena semua orang yang kita kenal, awalnya adalah orang asing. Bahkan, orang yang paling kita kenal sekalipun, bisa berubah menjadi orang asing." - Lea.
{DITERBITKAN} Countless Love by Kaleela
Kaleela
  • WpView
    Reads 4,071,421
  • WpVote
    Votes 270,226
  • WpPart
    Parts 33
Raikan pikir ia tak akan pernah jatuh cinta lagi. Kebahagiaan bisa dicari bukan hanya sekedar dari cinta, menurutnya. Hidup tanpa cinta memang terdengar naif, tapi itulah yang sedang ia terapkan pada hidupnya. Perjalanan cinta di masa lampau selama hampir 22 tahun memberinya banyak pelajaran untuk tetap menjaga hatinya dari perempuan manapun sampai akhirnya... ia kembali tersadar... Ini bukan pertama kalinya Keeyara melihat lelaki itu. Bukan pula saatnya bersikap canggung layaknya mereka baru saling mengenal. Tapi sikap tertutup keduanya selalu menjadi tembok pembatas bagi magnet - magnet yang tanpa sadar saling menarik dalam diri masing - masing. Ya, keduanya memang memiliki kutub yang berlawanan. Kutub yang mereka pikir tak akan pernah bertemu pada satu titik hingga kenyataan menggagalkan setiap teori yang mereka punya. "Raikan bukan seorang gay? yang benar?" - Keeyara. "Apa sih yang gadis itu pikirkan tentangku? bos yang kejam?" - Raikan.