SayapKertas
- Reads 1,136
- Votes 22
- Parts 1
"Ketika laki laki, membuat Seorang wanita menangis berarti dia bukan laki laki" mama menatap tajam ke arahku sambil memeluk gadis itu, yang tengah terisak. sungguh aku sangat kesal, aku tak tau lagi harus memulai dari mana, aku dengan tegas dan terang terangan, menolak perjodohan seperti ini. yang dengan mudahnya, karena sebuah alasan wasiat orang tuanya yang sudah meninggal dengan orang tuaku , dia datang kemari bersama neneknya, memintaku untuk bersedia menikahinya.
"aku nggak peduli ma, aku nggak tertarik sama sekali dengan wanita itu." ujarku dan menunjuk tanganku tetap kearah wanita itu.
" Devan.." suara mama tampak terdengar, namun aku tak menghiraukannya dan pergi berlalu meninggalkan rumah ini.