fitrigusman
- Reads 6,133
- Votes 1,029
- Parts 8
Dia laki-laki berhati beku dan berpikiran luas. Tertekan sejak kecil membuatnya menjadi manusia yang tak tersentuh.
Kisah hidupnya rumit dengan keluarga yang tak pernah ia inginkan. Bersama kepura-puraan ia hidup dan besar menjadi anak yang pendiam. Bicaranya tak pernah didengar, protesnya pun selalu di abaikan.
Seakan rasa sakit sudah menjadi sahabatnya sejak lahir. Tidak, bukan fisiknya yang sakit melainkan hatinya.
Jika saja ia tak bertemu dengan orang-orang yang kini menyayanginya, ia sudah berencana akan mengakhiri hidupnya.
Percuma ia hidup saat itu, ia dibuat seakan hanya untuk menjadi barang pamer dan formalitas belaka. Tanpa kasih sayang dan cinta, ia tidak akan pernah menerima itu.