amanueglibah's Reading List
4 stories
Stitches by qrunqcy
qrunqcy
  • WpView
    Reads 2,277
  • WpVote
    Votes 113
  • WpPart
    Parts 3
shawn mendes story
Lights On (S.M) by french--toast
french--toast
  • WpView
    Reads 67,541
  • WpVote
    Votes 1,839
  • WpPart
    Parts 15
"i wanna see every inch of you." "What the fuck!?" --- Shawn Mendes, cowok yang sangat populer disekolahnya. Ia tampan, banyak yang menyukainya. Namun ada 1 kekurangannya, ia dingin seperti es batu. Emily Martinez, adik kandung Martinez twins. Ia begitu cantik. Sampai banyak cowok yang jatuh hati padanya. Termasuk seorang cowok terpopuler disekolahnya, Shawn. Awalnya mereka jarang berbicara. Tapi siapa sangka, mereka malah melakukan hal yang seharusnya tidak terjadi. By: french--toast
Dikawinin  [TELAH TERBIT] by Cuapcuapku
Cuapcuapku
  • WpView
    Reads 3,000,869
  • WpVote
    Votes 93,412
  • WpPart
    Parts 67
"memutuskan untuk pergi.. saat sudah sejauh ini.. memang berat.. berat banget.. tapi harus!" - Azeela Keyra Aldals "jaga sesuatu yang kamu punya! karena penyesalan selalu datang belakangan!" - Oh Se Hun # 5 In Fanfiction # 7 In Fanfiction # 8 In Fanfiction # 9 In Fanfiction # 10 In Fanfiction # 13 In Fanfiction # 20 In Fanfiction # 21 In Fanfiction # 25 in Fanfiction # 30 In Fanfiction #31 In Fanfiction # 33 In Fanfiction # 38 In Fanfiction # 42 In Fanfiction # 46 In Fanfiction # 48 In Fanfiction # 53 In Fanfiction #72 In Fanfiction #77 In Fanfiction bahasa non baku! tidak menurut EYD receh! garing!
OUR LIFE  ( 우리의 삶 ) .. by kimAgkhacy
kimAgkhacy
  • WpView
    Reads 101,672
  • WpVote
    Votes 7,248
  • WpPart
    Parts 10
"Perasaannya lah yang penting. Bagaimana mungkin ia menikah dengan wanita yang tidak ia cintai.." ucapku. "Jika ia bersedia menghabiskan hidupnya dengan wanita yang tidak ia cintai.. maka aku juga akan bersedia..." Akhirnya aku telah mengambil keputusan. Aku dapat merasakan perasaan lega appa. Ia tersenyum kepadaku, kemudian memeluk ku. "Appa akan keluar dan bertanya padanya." Appa mulai melangkah keluar ruangan meninggalkan diriku sendiri disini. Beberapa saat kemudian aku melihat sosok tegap itu sudah berada di dekatku. Dia begitu tampan dengan tuxedo hitamnya. Ia menatapku lekat. Kemudian ia meraih kedua tanganku dan menggenggamnya. "Maafkan aku.. telah menempatkanmu pada posisi seperti ini.. mari kita hidup dengan bahagia.." ujarnya singkat. Sangat singkat bagiku.. Aku bahkan belum menanggapi ucapanya, tapi ia sudah berlalu dari hadapanku. Meninggalkan diriku sendirian lagi disini.