Rainytale
- Reads 621,921
- Votes 2,609
- Parts 1
17 Oktober 2138, dunia berakhir pada pukul 14:17.
Tidak ada sirene yang berbunyi. Tidak ada ramalan yang menjadi kenyataan. Tidak ada ilmuwan yang muncul di layar televisi untuk memperingatkan bahwa dunia hanya memiliki hitungan menit sebelum semuanya berakhir. Kehidupan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Orang-orang masih mengeluh tentang kemacetan, rapat yang membosankan, tugas sekolah yang belum selesai, dan kopi yang terlalu pahit. Mereka masih merencanakan makan malam bersama keluarga, memesan tiket liburan, mengirim pesan singkat kepada orang yang mereka cintai, tanpa pernah menyadari bahwa tidak satu pun dari rencana itu akan pernah terjadi.
Bukan dengan dentuman yang memekakkan telinga. Bukan dengan kilatan cahaya yang membelah langit. Bukan dengan perang nuklir yang menghanguskan benua. Bukan pula dengan asteroid raksasa yang menghantam lautan hingga menelan seluruh kota.
Dunia berakhir karena sesuatu yang jauh lebih sederhana. Sesuatu yang selama ribuan tahun selalu dianggap sebagai pertanda kehidupan.
Hujan.