AlimSapardji
Hidup yang tidak diperiksa tidak pantas dijalani. "meskipun sedikit saja yang akan menggaungkan hukuman yang begitu tandas atas pendekatan yang nonreflektif terhadap hidup, tak ayal bahwa nilai pengenalan diri telah ditemukan kembali hampir seperti belum pernah ditemukan sebelumnya. Kesadaran diri yang selalu sangat dihargai oleh semua orang terutama orang yang bertipe reflektif. Latihan rohani dikembangkan oleh ignasius loyola, berdasarkan perjalanan hidupnya sendiri, kearah kesadaran personal fan spiritual. Ia tidak hanya mencatat apa yang dipelajarinya, melainkan juga praktik~praktik
reflektif yang membawanya ke wawasan wawasan tersebut. Yang paling efektif di antara praktik praktik tersebut oleh loyola disuling menjadi apa yang mungkin dapat disebut sebagai sebuah kesadaran diri.latihan rohani mengungkapkan esensi visi dan fungsi personal yang sangat penting dalam pengembangan pribadi.terlibat dalam latihan rohani merupakan pengalaman yang secara unik mempunyai sifat pemersatu bagi hidup seseorang,sama sama dialami oleh orang yang baru memahami sampai orang yang sudah matang kesadaran dirinya,latihan rohani menggembleng orang secara spiritual yang keras,menumbuhkan kesetiaan kepada visi dan nilai nilai yang sama sama mereka miliki. Latihan rohani untuk membantu individu memilih atau meneguhkan arah hidup, pribadi yang melatih diri bukanlah orang yang pasif mempersiapkan jiwA dan menyediakan hati untuk melepaskan diri dari segala rasa lekat tak teratur. Latihan rohani menuntut keterlibatan intelektual, emosional, dan spiritual secara total, latihan ini memonopi pemusatan perhatian dan energi selama hidup. Supaya dapat merasakan kekacauan tindakan tindakan agar mulai diperbaiki dan diatur kembali. Jika orang merenung dalam doa selama seperempat jam, orang akan bahagia, dan lebih bahagia dari sebelumnya. Ada hal yang lebih
berharga dalam hidup daripada uang... Tetapi terasa begitu menyenangkan memilikinya. Kehendaku menaklukan kelekatan diriku.