strawgarettea
- Reads 832
- Votes 114
- Parts 8
Seokjin pikir setelah jeratan sang kakaknya lepas, hidupnya akan lebih baik, ya lebih baik karena selama ini ia tidak pernah merasa baik. Tapi ternyata tidak, tuhan mungkin ingin menghukum seokjin atas pikiran-pikiran bodoh seokjin kepada kakaknya. Sehingga semua tidak menjadi lebih baik, malah semakin kacau. Dirinya yang hanya serpihan kaca, kini semakin hancur hingga tak bersisa.
"Nam... Please stop. Aku minta maaf kalau memang aku punya salah-"
"...."
"-aku gak tahu aku punya salah apa ke kamu. Aku gak tahu di masa lalu aku pernah ngelakuin hal jahat apa. Aku gatau Nam, aku gatau..."
"Kamu harusnya bersyukur masih bisa hirup udara. Gak ada yang mau terima kamu, bahkan dunia dan neraka sekalipun. So, shut up your fucking mouth, sssttt."
Dan seokjin menurut, ia diam. Bukan karena berterima kasih kepada Namjoon, tapi berharap penyiksaan ini tidak hanya membuatnya mengeluarkan air mata, namun juga nyawanya yang ikut keluar dari tubuh seokjin yang sudah seperti boneka.