DaisyIntrovert
- Reads 696,539
- Votes 31,422
- Parts 63
Warning βοΈ
β’Typo dan penanda wacana bersepah sebab tak edit lagi. Baca lah dulu yang versi typo ya. Maaf.
β’Kena baca Eternity Love dulu baru faham jalan cerita ni nanti π
β’Macam biasa, jangan letak expectation tinggi sebab plot cerita ni cliche sangat π€
Dari cinta monyet bertukar jadi cinta pertama.
Dia percaya kalau cinta monyetnya itu akan menjadi yang pertama dan terakhir untuknya.
Siapa sangka mereka akan bertemu kembali. Adelia mula menunaikan janjinya.
" Hai Kekanda, miss me? " - Tengku Adelia Hannani
Adelia mula merangka rancangan untuk mengikat kekanda yang dia tunggu selama ini.
"Wa lΔ taqrabuz-zinΔ innahα»₯ kΔna fΔαΈ₯isyah, wa sΔ'a sabΔ«lΔ " - Nazeem Zulfaqar
Tersentap? Tidak! Adelia, semakin dilarang semakin mendekat.
Baginya, sekeras-keras kerak nasi, direndam akan lembut juga.
Begitu juga dengan hati kekandanya itu.
" Jangan tolak sangat kekanda, takut tersungkur ke hati adinda " - Tengku Adelia Hannani
" Ni baju umur 5 tahun ke? Sendat macam nangka busuk. Sakit mata aku tengok. Badan tu kalau cantik nak tayang, tak apa juga " - Nazeem Zulfaqar
Sakit mata? Tak ada masalah. Adelia boleh mengubah penampilannya demi kekandanya.
" Cantik tak adinda? Elok tertutup dengan telekung ni. Memang confirm tak nampak apa dah. Semua dah tertutup demi kekanda " - Tengku Adelia Hannani
Wanita itu, ada saja cara untuk counter balik sehingga Nazeem mati akal.
Mampukah Nazeem pertahankan tembok yang dibina untuk menolak Adelia yang agresif mengejarnya itu?