winwinjoyie's Reading List
2 stories
Unexpected Love (Revisi) by shjssmn
shjssmn
  • WpView
    Reads 5,345,839
  • WpVote
    Votes 366,743
  • WpPart
    Parts 71
"Apa yang ingin kamu tanyakan ke Saya?" "Kenapa harus Kinan yang Mas pilih dari sekian banyak wanita? Padahal kita baru beberapa kali bertemu." "Kinanthi, Saya bukan memilihmu yang menentukan pilihan itu Allah, dan Saya yakin kamu adalah orang yang dipilih Allah untuk hidup Saya kedepannya. Tapi Saya yakin kamu yang terbaik untuk Saya dan anak anak Saya kelak." "Kamu khawatir Saya menikahi kamu semata-mata hanya untuk menjadikan kamu Ibu Abi? Kalau yang ada dipikiran kamu seperti itu, kamu salah. Saya ini lelaki biasa Kinan, Saya juga butuh sosok pendamping hidup yang bisa menemani Saya, bukan karena Saya sudah melupakan Mamanya Abizar, Mama Abi selamanya tetap ada di hati Saya, tapi dia memiliki kedudukan sendiri dihati Saya begitu pula dengan Istri Saya kelak. Mereka memiliki kedudukan sendiri dalam hati Saya. Saya memang mengakui Saya bukan lelaki romantis, yang setiap saat mengucapkan kata cinta dan sebagainya. Tapi Saya akan berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk keluarga Saya nanti, dengan baik buruknya dalam diri Saya ini." Tuhan, mungkin memang benar Mas Hafiz adalah sosok lelaki yang aku idamkan selama ini. Aku pengen nangis dengar kalimat Mas Hafiz barusan "M-Mas.. aku .." "Pikirkan dulu apa yang membuat kamu masih ragu, lalu tanyakan pada Saya jika ada yang ingin kamu katakan. Kita bisa saling mengenal dengan berjalannya waktu Kinan." "Baiklah, aku akan bicara dengan Bapak terlebih dahulu. Keputusan melalui Bapak." "Saya akan menunggu." Kata Mas Hafiz lalu tersenyum tipis kepadaku.
Dear, Mr. Duda by Mikas4
Mikas4
  • WpView
    Reads 4,338,069
  • WpVote
    Votes 293,462
  • WpPart
    Parts 36
Cerita sudah tamat! Sudah tersedia versi Audio Book Pogo ya teman-teman :) Sinopsis, "Biar saya lihat," gumam Pak Adam membuat Alara terperanjat kaget tiba-tiba melihat dosennya sudah ada di sebelahnya. Mata teman-teman Alara kini menatap Alara penasaran. "Apa yang kalian lihat?" tanya Pak Adam dengan suara menggema membuat setiap mahasiswa kembali fokus ke ujian mereka masing-masing. Tak lama, pria itu kembali menatap Alara. "Saya ingin lihat lembar ujian kamu." "S-saya belum selesai, Pak." "Tidak apa-apa. Kemarikan!" titahnya seakan tidak ingin dibantah. Perlahan Alara memberikan kertas tersebut dengan tangan bergetar. Adam menatap lembar jawaban istrinya dengan seksama sebelum mengoyak kertas jawaban itu membuat mata Alara seketika melebar. Ia segera berdiri dan kembali mendapat atensi dari teman-temannya. "Apa yang Bapak lakukan?!" serunya tidak percaya lalu mengutip kembali kertas ujian yang berserakan. Adam mengabaikan seruan Alara lalu menatap setiap mahasiswa yang kini menatapnya takut dan berkata. "Jika sekali lagi saya temukan kalian berbuat curang seperti Alara, tidak satu pun dari kalian yang akan lulus ujian saya." Mata Adam lalu beralih pada Alara yang nyaris menangis di tempat. "Sekarang kamu keluar dari ruangan saya." Lihat saja! Dia tidak akan membiarkan pria itu tidur bersamanya nanti malam. **** Baca, hayati, rasakan, karena ini bukan kisah dengan sejuta konflik. Ya, ini hanya kisah tentang Alara dan Adam.