Novella_Elisa's Daftar bacaan
2 stories
Dear, Pak Dosen  by archaeopteryx_
archaeopteryx_
  • WpView
    Reads 12,663,746
  • WpVote
    Votes 228,439
  • WpPart
    Parts 22
Rank #1 married-31/01/2019 Rank #1 lifestory-14/03/2019 Rank #1 ayah-08/04/2019 Rank #2 married-29/01/2019 Rank #2 mahasiswa-05/06/2019 Rank #3 marriage-15/04/2019 Rank #3 kehidupan-29/01/2019 Rank #3 keluarga-5/12/2019 Rank #3 kampus-19/03/2019 Rank #3 kuliah-15/04/2019 Rank #5 pernikahan-11/04/2019 Nara menggenggam secarik kertas dan melirik laki-laki itu sepintas, "Saya akan membacakan poin-poin yang harus Bapak patuhi. Poin pertama, jangan sentuh saya sampai saya wisuda. Saya tak ingin hamil sebelum lulus. Poin kedua, jangan menganggap pernikahan ini nyata. Jangan menganggap saya sebagai istri, sebenar-benarnya istri. Saya pun tak akan menganggap Bapak sebagai suami. Poin ketiga, jangan membebani saya dengan pekerjaan rumah tangga, saya tak suka. Poin keempat, Bapak bebas berpacaran dengan wanita lain yang Bapak cintai dan saya juga berhak jatuh cinta pada laki-laki lain, yang lebih muda dari Bapak tentunya. Poin kelima, Bapak jangan melarang saya bergaul dengan teman-teman dan beraktivitas di luar rumah, saya juga nggak akan melarang Bapak. Poin keenam, izinkan saya untuk menjadi diri saya sendiri. Poin ketujuh, kita akan tidur seranjang, tapi tolong jangan macam-macam sama saya." Nara menghela napas. Ada rasa lega yang seolah menjalar ke seluruh bagian tubuhnya. "Boleh aku meminta sesuatu juga darimu?" Argan menatap wajah polos dan cute Nara begitu menelisik. "Aku nggak minta banyak. Cukup sayangi anakku. Minimal bacakan cerita sebelum dia tidur dan kecup keningnya. Itu saja." Argan menatapnya datar. Ia beranjak dan melangkah menuju kamar. Kisah pernikahan perjodohan dosen berusia 32 tahun Bintang Arganta Yudha dan mahasiswi berusia 19 tahun Chandragitha Nara dengan segala kisah yang mengaduk-aduk perasaan. Ini tentang cinta, keluarga, dan ketulusan. 6 Nov 2018--16 April 2019 @archaeopteryx_
Berawal Dari Line by siyukihira
siyukihira
  • WpView
    Reads 321
  • WpVote
    Votes 64
  • WpPart
    Parts 13
Senja telah tiba tapi mata gadis itu tak habis habis mengeluarkan air matanya, menahan rasa sakit yang ia rasakan. Sungguh tega orang yang membuat dia seperti itu. Setiap hari ia hanya bisa menahan rasa sakitnya sendiri, menahan butiran air yang keluar dari matanya. Sangat menyiksa batinnya tapi gadis itu tidak menunjukkan rasa sakit yang ia derita. Hari hari yang ia lalui hanya bisa menahan rasa sakit yang pertama kali ia rasakan ini. Apakah ini yang disebut PATAH HATI??? Jakarta, 22 Desember 2018