F A V O R I T E
5 Geschichten
NOIR von renitanozaria
renitanozaria
  • WpView
    GELESEN 16,167,028
  • WpVote
    Stimmen 1,508,517
  • WpPart
    Teile 96
Book One - Noir [Completed] Book Two - Noir : Tale of Black and White [Completed]
Sweet Lies [HIATUS] von cookieslova
cookieslova
  • WpView
    GELESEN 682
  • WpVote
    Stimmen 153
  • WpPart
    Teile 12
Pertemuan pertama yang menyebalkan, membuat Elsa harus mengenal si lelaki berwajah flat yang menyebalkan pula. Bagi Elsa, lelaki itu adalah sang dewa pembawa bencana alam yang dapat menghancurkan hidupnya sewaktu-waktu. Dan bagi lelaki itu, Elsa adalah seorang gadis bodoh dan polos yang dapat membawa kesialan baginya setiap waktu. Namun, ketika masa lalu kembali datang dan dengan tidak sengaja membongkar kebohongan-kebohongan manis mereka, salah satunya yaitu, diam-diam suka. Masih bisakah mereka untuk berbohong? [Update bisa saja slow dan bisa saja fast, tergantung inspirasi saya. Hehe] 13 Februari 2018
Antipole von nunizzy
nunizzy
  • WpView
    GELESEN 2,155,143
  • WpVote
    Stimmen 233,040
  • WpPart
    Teile 68
•Completed• Kita ada di kutub yang berbeda. Sekolah yang terkenal disiplin dan memiliki segudang prestasi bukan tidak mungkin memiliki murid yang nakal dan pembangkang. Luarnya memang begitu, tetapi dalamnya siapa yang tahu? Inara tidak terlalu mengenal Ragi, salah seorang murid pembangkang di SMA Integral. Sekolah yang dideskripsikan seperti paragraf di atas. Ragi adalah ketua dari komunitas terlarang yang anggotanya dirahasiakan. Komunitas itu bernama Blackpole. Di mata guru dan siswa SMA Integral, komunitas itu adalah komunitas perusak, dimana pelajar yang tergabung di dalamnya akan dijerumuskan pada gaya hidup yang negatif. Cabut dari kelas, merokok, balap liar, atau bahkan narkoba. Di sanalah Inara ditugaskan oleh gurunya. Gadis dengan track record sempurna yang merupakan salah satu pengurus OSIS itu diminta untuk memata-matai Blackpole sebagai langkah awal untuk membasmi komunitas itu. "Cewek boncel kayak lo ditugasin tugas berat kayak gitu? Nggak salah tuh, Bu Aminah?" begitu komentar salah seorang sahabatnya. "Yang gue peduliin sekarang, gimana caranya?" "Hm, lo harus masuk ke komunitas itu." Copyright © 2017 by nunizzy. #16 on Teen Fiction [22-7-17]
-Attention Seekers-TS(3) SUDAH TERBIT von Stephn_
Stephn_
  • WpView
    GELESEN 13,146,280
  • WpVote
    Stimmen 407,085
  • WpPart
    Teile 43
[TERSEDIA DI SELURUH GRAMEDIA DAN TOKO BUKU] #1 in teenfiction [22 Juni 2017] ⛔Beberapa part ak privat, follow akun aku untuk baca #Sequel Silent Love **** "Benci aku? Bagus, itu berarti aku berhasil mencuri perhatianmu. " **** "Muka nangis lo jelek banget." "Kenapa? Nggak suka? Yaudah pergi aj--" "Lo itu pantesnya dibahagiain bukannya disakitin. Dan bahagiain lo itu tugas gue." ---------------------- Published:27 Maret 2017
Heart Like Yours von vanillametzy
vanillametzy
  • WpView
    GELESEN 13,737,916
  • WpVote
    Stimmen 846,978
  • WpPart
    Teile 33
[SEGERA TERBIT MENJADI NOVEL] David Pradipta Kaslavo, cowok players yang selalu membuat para siswi Sky High berteriak histeris karena senyuman manis dan tatapan lembutnya yang selalu meramaikan suasana di koridor. Tidak heran jika ia bisa berganti-ganti pasangan dalam hitungan hari, bahkan dalam hitungan jam sekalipun. Hampir semua siswi di Sky High pernah mendapat senyuman dan gombalan receh darinya. Termasuk Fera Zerir Fernando, sahabat terbaik David sejak ia duduk di bangku kelas 6 SD. Bagi David, Fera adalah segalanya. Padahal, Fera sudah berulang kali menyuruh David agar ia menjauh karena Fera merasa risih. Tetapi, David menghiraukannya. Tidak perduli sedingin dan seketus apa Fera terhadapnya, David tetap menyanyangi Fera. David merasa bahwa Fera adalah sebagian dari dirinya. Di kelas, Fera selalu menjadi teman sebangkunya. Bahkan, jika David menjabat sebagai ketua kelas, maka Fera akan menjadi sekretarisnya. Kisah ini menceritakan tentang bagaimana upaya David agar Fera menyadari kehadirannya. Bagaimana sakitnya David saat ia harus menunggu. Dan bagaimana sakitnya Fera saat ia harus memilih.