Prosa
6 stories
kumpulan puisi sedih  by zeeyakama
zeeyakama
  • WpView
    Reads 4,852
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 15
meskipum ga bagus yg pnting dari hati ya
Untuk Kertas & Pena [SUDAH TERBIT] by smichaelhtp
smichaelhtp
  • WpView
    Reads 107,326
  • WpVote
    Votes 5,167
  • WpPart
    Parts 68
Biarkan aku bercerita kepada Kertas & Pena tentang hari ini; Baca dan rasakan, semua tertuang pada Kertas & Pena.
Sajak Delusi by WilliamWilliam4
WilliamWilliam4
  • WpView
    Reads 204,124
  • WpVote
    Votes 5,684
  • WpPart
    Parts 49
☆★☆ Hanya berisi kiasan personifikasi Menghidupkan yang mati Dan tergerak dalam imajinasi Seakan akan berkata kosa Dan membekas pada jiwa Namun hanya imajinasi mati Delusi ★☆★
Quotes Hidupku by fathagniaa
fathagniaa
  • WpView
    Reads 47,181
  • WpVote
    Votes 888
  • WpPart
    Parts 42
Hidup itu jangan terus menerus memikirkan masa lalu dan kejadian yang sudah terjadi. Justru, kejadian itulah yang harus dijadikan pengalaman bagi kita untuk menghadapi masa depan yang lebih baik. ~~~~~~~~~~~~~~~~ Maafkan tulisanku ini yang tidak seberapa. Maafkan juga kata kata yang masih berantakan dan mungkin kalimat yang kurang rapi. Hanya sekedar coret coret pelampiasan yang ada di fikiran dan perasaan 😅 semoga kalian sukaaa😊 happy reading guys❤
[PUBLISHED] Belenggu Kata by why-way
why-way
  • WpView
    Reads 437,006
  • WpVote
    Votes 22,236
  • WpPart
    Parts 112
[Sudah diterbitkan] "Ketika kemarau masih setia memeluk September, ada dia yang sendiri memeluk kenangan. Memeluk tangis, tak mau reda. Dia adalah aku. Yang tak mampu beranjak ... dan tak berupaya pergi." *** Bentuk pelampiasan dari seorang pengarang amatir yang kehabisan waktu menulisnya karena tugas yang menumpuk. Copyright © 2015, Wandazzh Kover terbaik dibuat oleh: @farfalla- [#2 in Poetry: 2/5/16, 18/6/16, 19/6/16, 30/7/16]
Senja dan Kopi by Alariesadan
Alariesadan
  • WpView
    Reads 7,628
  • WpVote
    Votes 157
  • WpPart
    Parts 3
[Completed] [3/3] Dua insan yang saling tak mengenal namun diam-diam memperhatikan. Luka masa lalu dan kepenatan, membuat keduanya berbulan-bulan duduk di tempat yang sama. Berseberangan. Keduanya hanya memandang acuh dan berusaha tak peduli walau nyatanya perasaan penasaran tak lagi mampu dibendung lagi. Sediakah kopi menenangkan? Sediakah senja selalu hadir untuk melepas kepenatan? Padahal semua kerap langsung ditinggalkan? Melenggang pergi jauh entah kemana. Selepas duduk dari meja bernomor sama setiap harinya. Sudikah keduanya ada meski dicampakkan begitu saja?? •°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°• Published : 07-10-17