Hello salma
2 stories
Ma Boy by zulfaaa26
zulfaaa26
  • WpView
    Reads 22,911
  • WpVote
    Votes 1,414
  • WpPart
    Parts 24
Dunia ini adalah panggung sejuta sandiwara. Beraneka alur tercipta dengan jenis kisah yang berbeda. Ketika hidup ini tidak berjalan seperti yang diharapkan, saat itulah takdir memainkan perannya. Kekecewaan, pengkhianatan dan bermacam kebohongan tidaklah luput dari kehidupan ini. Bahkan, rasanya sulit untuk mempercayai orang yang selama ini ada untuk kita. Aninda Rahma, ramaja yang berusia 17 tahun ini tidak pernah mengira jalan hidupnya akan serumit ini. Menjadi buronan oleh keluarga sendiri, sedikit pun tidak pernah terbayangkan olehnya. "Seandainya kamu lupa ingatan, apa aku termasuk orang yang hilang dari ingatanmu?"ujar Aninda dengan tatapannya yang tidak lepas dari danau biru yang ada di depannya. Niko menoleh ke samping. Beberapa lapis kerutan di dahinya kentara terlihat. "Kenapa kamu tiba-tiba bicara seperti itu?" tanya Niko tanpa ingin melepas pandangannya dari Aninda. "Niko, apa yang ada di pikiran seseorang tak satupun orang lain yang mengetahuinya. Mereka yang saat ini ada untuk kita, boleh jadi mereka akan pergi di saat kita sangat membutuhkan kehadirannya," Niko menarik nafasnya pelan. Tangannya bergerak untuk menggenggam tangan Aninda, sembari menatap gadis yang berada di depannya. "Aku tidak akan pernah meninggalkanmu, apapun yang terjadi. Jika takdir berkata lain, dan kamu yang pergi meninggalkanku, aku akan mencarimu, di mana pun kamu berada, Aninda,"
HELLO SALMA by Eriscafebriani
Eriscafebriani
  • WpView
    Reads 2,783,340
  • WpVote
    Votes 222,842
  • WpPart
    Parts 13
(Telah Terbit dan Difilmkan) Salma kecewa karena Nathan kembali pada kebiasaan buruknya berkelahi sehingga cowok itu terpaksa pindah sekolah. Karena kesal, Salma mengancam memutuskan hubungan mereka. Tidak pernah terpikir di benak gadis itu kalau Nathan menerima keputusannya tanpa perlawanan. Dia menyesal, tetapi tidak bisa melakukan apa pun. Kehidupan Salma sepeninggal Nathan terasa membosankan dan melelahkan, apalagi orang tuanya menuntut dia untuk selalu belajar agar bisa masuk fakultas kedokteran seperti yang diinginkan ayahnya. (Ini adalah sekuel novel mega-best-seller Dear Nathan; telah beredar di seluruh toko buku di Indonesia! dan telah difilmkan).