♡
3 stories
SOLENT by ichaichafairy
ichaichafairy
  • WpView
    Reads 7,936
  • WpVote
    Votes 779
  • WpPart
    Parts 58
Xia jatuh ke dalam warna Biran Lian, seorang pria autistik yang menyeretnya untuk bekerja di kedai bebek milik keluarganya. "Aku tidak mau kerja di kedaimu." Biran diam sebentar. "Kedai bukan punyaku." "Terserah punya siapa. Pokoknya tidak mau." "Kamu di rumah saja, goyang." "Goyang apa sih? Aku enggak goyang! Aku enggak butuh kerja. Aku punya uang." "Uang tidak bisa potong daun bawang." Biran bukan dunia yang bisa Xia kendalikan. Mencintai Biran berarti masuk ke ranah yang penuh dengan penerimaan. Cinta memang tidak mengenal kapan dan siapa. Seperti apa bentuk kesempurnaan sejati yang datang dari pria sepertinya?
Everything [Sudah Terbit] by genitest
genitest
  • WpView
    Reads 1,755,332
  • WpVote
    Votes 123,298
  • WpPart
    Parts 18
Segera Terbit Hidup Agni yang serba datar dan teratur, tidak pernah sama lagi sejak ia ditugaskan menjaga cicit pengusaha terkaya se-Asia, Daisy Yasa, di hari pertama sekolahnya. Tidak ada satu pun persamaan di antara mereka. Agni yang kaku seperti kanebo kering, dan Daisy yang berwarna-warni seperti pelangi. Sama halnya dengan Agni, Daisy yang selama ini hanya terkurung dalam kekangan keluarga besarnya pun, mulai mengecap banyak rasa baru yang selama ini hanya ada dalam bayangannya: persahabatan sejati, pengorbanan, serta cinta pertama.
Every Little Thing by genitest
genitest
  • WpView
    Reads 1,881,892
  • WpVote
    Votes 101,616
  • WpPart
    Parts 15
1. Dilarang memplagiat cerita ini 2. Dilarang memposting ulang cerita ini entah itu di Wattpad maupun 'CUMA' di Twitter atau Instagram 3. Mencopy paste cerita aku dan mengganti nama tokohnya, itu salah. [Kelanjutan dari Everything] Setelah pertunangannya hancur lebur, Oma menginginkan Daisy pindah ke Singapura dan mewarisi perusahaan Yasa untuk menggantikannya. Tidak ada yang menyangka, si Bayi polos yang kalem dan penurut ini justru diam-diam terbang ke Bali. Cukup enam tahun saja Daisy berdiam diri dan pasrah menerima garis hidupnya, kali ini ia memutuskan untuk memberontak. Yang ia inginkan hanyalah bernapas sesaat, menjauhkan diri dari semua orang yang terus mendesaknya, dan mungkin mencari sedikit ketenangan demi mengobati luka yang dideritanya.