mfssharr's Reading List
2 stories
Jodoh di Kamar Sebelah by echamoira
echamoira
  • WpView
    Reads 1,666,175
  • WpVote
    Votes 50,247
  • WpPart
    Parts 67
||FOLLOW SEBELUM BACA!!!|| "Ini kamar aku, nggak boleh nyelonong masuk tanpa izin" tegas Ala, kesal karena ruang pribadinya diakses tanpa seizinnya. Kai menutup pintu, mendekat ke arah Ala yang sedang berbaring di ranjangnya. "Ih, jangan naik" larangan Ala lagi-lagi diabaikan oleh pria itu. Ala memberenggut kesal, pria kaku itu bahkan sudah bergabung di bawah selimut yang ia pakai. "Sejak kapan suami istri punya kamar sendiri-sendiri?" bisik Kai tepat di belakang telinga Ala. Ala merinding kegelian karena hangat hembusan nafas Kai. "Sejak sekarang" pekik Ala begitu berhasil melarikan diri dari dekapan Kai. Dia berlari ke luar kamar, meninggalkan Kai yang tertawa puas setelah berhasil menggoda dirinya. Masih terasa jejak usapan tangan Kai di perutnya tadi. Ala khawatir, apakah pria itu sudah tahu? *** Cerita ini tentang dua sejoli yang hidup bertetangga namun tidak saling mengenal. Mereka bertemu karena sebuah insiden, hingga akhirnya semakin dekat dan mulai nakal tipis-tipis 🔞 ⚠️⚠️⚠️ Terdapat beberapa konten dewasa eksplisit dan kata-kata vulgar, silahkan skip jika tidak berkenan. Bijaklah memilih bacaan. JANGAN LUPA VOTE DAN KOMEN KARENA BACA CERITA INI GRATIS. JANGAN JADI SILENT READER!
Lighter by preludeine
preludeine
  • WpView
    Reads 436,030
  • WpVote
    Votes 42,391
  • WpPart
    Parts 61
"Semua langkah besar yang ada di dunia ini tuh cuma butuh satu pemantik kecil, Dji. Cukup lah, seukuran lighter ini." - Serafina Sahyl tidak menyangka bahwa Pandji Adam bisa menjadi nyala kecil yang membakar habis sebuah keyakinan lama: bahwa cinta biasanya berakhir menyakitkan. Hidupnya yang lama kelam karena statusnya sebagai penyintas kekerasan kini menemukan titik terang. Pandji pun tidak menyangka bahwa Sera-cucu konglomerat hotel yang katanya angkuh dan menyebalkan itu-justru menyimpan samudera dalam jiwanya. Kehangatan Sera pecah di dalam dadanya, dan Pandji tidak bisa berpaling dari semua kisah-kisah Sera yang belum terungkap. Sayangnya, Pandji sempat tidak mau bergerak lebih jauh - ia juga baru sembuh dari sebuah patah hati yang akut. Maka, di tengah hati yang saling penasaran, Sera lebih dulu menutup kebingungan. "Pandji, dari semua laki-laki yang muncul akhir-akhir ini, ternyata saya ga bisa lupa sama kamu." "Then marry me, Ser. Kalau kita memang bersedia untuk saling jatuh cinta, maka kita bisa melakukannya dengan cara yang sebenar-benarnya."