user02093917's Reading List
2 stories
Adam & Safa by Rizcaca21
Rizcaca21
  • WpView
    Reads 7,284,688
  • WpVote
    Votes 379,902
  • WpPart
    Parts 60
Bagi Safa, menjadi pacar seorang Adam adalah sesuatu hal yang sangat membahagiakan. Adam itu tampan, cerdas, jago main basket, menjabat sebagai ketua BEM, apa yang kurang dari seorang Adam. Namun setelah menjalani hubungan selama hampir satu bulan dengan Adam, ada sesuatu yang mengganjal dalam hatinya namun tidak berani dia sampaikan kepada Adam. Didepan umum Adam dan Safa bagaikan orang asing, Adam sama sekali tidak menegur Safa seperti layaknya pasangan pada umumnya. Di kampus, Adam dan Safa hanya sebatas senior dan junior, dan Safa tidak menyukai itu. Sampai hal mengejutkan terdengar ditelinga Safa tentang Adam, mampukah Adam menjelaskan segalanya dan mampukah Safa menerima alasan yang Adam berikan?
WIN-LOSE SOLUTION ✔ by ElAlicia
ElAlicia
  • WpView
    Reads 1,103,267
  • WpVote
    Votes 47,887
  • WpPart
    Parts 26
May contain some mature scenes (Tamat) Hidup Nicholaa Antonetta Djatmika benar benar sudah berada di ujung tanduk. Masa depannya kini suram semenjak ia di drop out dari universitasnya. Ia menutup rapat rapat hal itu, sebab keluarganya tidak akan senang menerima kenyataan tersebut. Dengan masa lalu yang suram, begitu juga masa depan yang tidak ada harapan, Nicholaa bertemu dengan seorang pria yang ia anggap sebagai keselamatannya. Atau mungkin sebaliknya... Pieter Alexandra Natadikusuma adalah pria pikun di umurnya yang masih 30an. Sebagai bos, sikap banyak maunya membuat hanya segelintir orang yang mampu bertahan di sekitarnya. Kemudian ia bertemu seorang wanita yang nasibnya diujung tanduk. Wanita itu terlihat mudah dikendalikan apalagi, nasibnya yang sudah tidak tertolong lagi, membuatnya tidak memiliki banyak pilihan. Atau mungkin memang hanya kelihatannya saja... *** "Dengar, Anton, kamu nggak boleh resign sampai saya yang suruh," ucap Pieter dengan nada tegas. Nicholaa mengeryitkan kening keberatan sekaligus bingung. "Kamu tadi bilang sa-" "Apa saya pernah bilang kamu boleh membantah?" Aura Pieter semakin pekat saja hingga membuat Nicholaa khawatir ia akan dijadikan korban persembahan malam itu. Menentang Pieter dalam kondisi seperti ini sama sekali bukan opsi yang bagus. "Ng-nggak," jawab Nicholaa sambil menundukkan kepala. "Tatap mata saya kalau sedang berbicara." Refleks Nicholaa menaikkan kepalanya perlahan dan menatap mata Pieter yang dingin dan tidak bersahabat sama sekali. Nicholaa merasa tenggorokannya kering karena tatapan itu. Tubuhnya menegang waspada karena aura Pieter yang begitu mendominasi. Pria itu seperti akan memakannya bulat bulat sekarang hanya dengan tatapan tajamnya dan aura tidak bersahabatnya. "Saya membenci kamu, Anton." ucap Pieter pelan lalu menarik tengkuk Nicholaa dan mencium bibir wanita itu dengan frustasi. All rights reserved 2018 ***