Pendek
14 historias
i like it when you sleep por fluoresens
fluoresens
  • WpView
    LECTURAS 42,986
  • WpVote
    Votos 7,926
  • WpPart
    Partes 13
Mulanya Anggit tidak masalah dengan sistem pengacakan tempat duduk tiap beberapa waktu sekali. Namun, pendapatnya lantas berubah ketika ia mendapat teman sebangku yang tidak seru sama sekali. Namanya Riki dan Anggit harap satu bulan bakal cepat berlalu. © 2016 all rights reserved by fluoresens. [cover photo belongs to its rightful owner.]
i like it when you smile por fluoresens
fluoresens
  • WpView
    LECTURAS 37,155
  • WpVote
    Votos 6,550
  • WpPart
    Partes 14
Bagi Zidan, Mera hanyalah cewek berisik yang tiba-tiba mengganggu ketenangan hidupnya. Sementara bagi Mera, Zidan adalah cowok berbakat yang pantas menerima perhatiannya. © 2018 all rights reserved by fluoresens. [cover photo belongs to its rightful owner.]
head over heels por radarneptunus
radarneptunus
  • WpView
    LECTURAS 142,121
  • WpVote
    Votos 25,397
  • WpPart
    Partes 37
"Lo Anya temen sebangku gua, ya?" "Menurut lo aja. Emang ada berapa Anya di kelas?" ©2018 | cover by @worteloren
malam minggu ✔ por 2002spicy
2002spicy
  • WpView
    LECTURAS 23,621
  • WpVote
    Votos 3,862
  • WpPart
    Partes 7
❛❛Johny itu jomblo, jadi kalau malam minggu diemnya di rumah aja. Tapi, malam minggu kali ini agak berbeda. Kenapa? Karena sebuah LINE dari mantan merubah segalanya.❞ 🚨 sebelum baca ini, ada baiknya baca "A Little Conversation in The Laboratory" dulu 😚 ilustrasi cr. pinterest
Fall Over Vain por eatbeezle
eatbeezle
  • WpView
    LECTURAS 29,844
  • WpVote
    Votos 5,758
  • WpPart
    Partes 17
Dia sosok yang nyata, namun selalu menjadi bagian dari imaji yang kubuat. Aduh, dramatisnya sih begitu. Padahal mah, ini hanya tentang kehidupan seorang perempuan di SMA yang awalnya pengen ngerasain gimana rasanya pacaran tapi gak ada yang deketin dan berakhir jadi kagum sama cowok yang suka main futsal di lapangan sekolah saat jam istirahat.
Andai Aku Dewasa por konsumsi
konsumsi
  • WpView
    LECTURAS 4,788
  • WpVote
    Votos 690
  • WpPart
    Partes 24
[ COMPLETED ] Ada gadis di lorong gelap sekolah. Mata memindai ke kiri dan kanan, mengintip seorang lain yang tengah memburunya. Kaki melangkah cepat, tangan berdekapan erat, rambut beterbangan. Ludah terteguk ke tenggorokan, mengambil persimpangan di samping kanan. Terdapat satu kelas di sana, berlampu temaram, anak-anak bercengkerama kala malam. "Aku mendapatkannya!" ujarnya. Di balik kardigan merah muda, tangan pun meraih sekumpulan kertas. "Untuk kelas kita!" Anak-anak berdiri, menyeringai, dan menghampiri. Salah seorang mengambilnya, membaca dengan perlahan, "Drama kita semester ini bertajuk 'Andaikan Aku Dewasa'," ia mengernyit, "judul macam apa ini?" Copyright © 2017 Frisca Pasaribu
Andai Aku Mati por konsumsi
konsumsi
  • WpView
    LECTURAS 6,984
  • WpVote
    Votos 537
  • WpPart
    Partes 12
[ COMPLETED ] Tadi malam, aku bermimpi kelam. Tentang peti kayu, taburan bunga, dan orang-orang yang bertandang. Semua serba hitam, dengan wajah sembap juga muram. Isak tangis mereka tetap aku dengar, hingga air mengguyur sebagian besar tubuhku.
Tentang Aria por sweatertowns
sweatertowns
  • WpView
    LECTURAS 5,261
  • WpVote
    Votos 917
  • WpPart
    Partes 1
[1/1] Aku tak bisa berhenti bertanya-tanya kenapa Dad melarangku mengunjungi gadis yang tinggal di sebelah rumahku. © 2017 by Hilly Ecclesiana. All rights reserved.
Just a Little Spell por expellianmus
expellianmus
  • WpView
    LECTURAS 560,600
  • WpVote
    Votos 76,970
  • WpPart
    Partes 23
Kalau ada yang macem-macem sama aku, aku bakal sihir dia jadi kodok. Dan untungnya, itu bukan kiasan. Karena kebetulan, aku penyihir. --- #14 in Short Story [09/07/16] #17 in Humor [28/01/17] [cover by prohngs]
Radelusi [4/4 End] por just-anny
just-anny
  • WpView
    LECTURAS 44,190
  • WpVote
    Votos 5,240
  • WpPart
    Partes 4
[hanya dipublish di http://wattpad.com/user/just-anny, jika menemukan cerita ini di situs lain artinya itu merupakan PLAGIAT/PENYEBARAN TANPA IZIN] Bagiku, semesta hanya berpihak pada mereka. Keadilan itu tidak nyata, hanya delusi orang beruntung semata. Semua orang mengeluh, itu biasa. Orang mengaku mengerti kita, kenyataanya tidak. Note: Cerita ini fiksi, tapi terinspirasi dari kisah nyata. copyright © 2015 by just-anny