iamkartika's Reading List
3 stories
Behind the Tears by archaeopteryx_
archaeopteryx_
  • WpView
    Reads 181,965
  • WpVote
    Votes 5,488
  • WpPart
    Parts 7
Keyara Ravata di masa lalu adalah gadis yang paling dibenci, pelaku bullying, semena-mena, dan berkuasa. Hingga peristiwa pahit memutarbalikkan keadaan. Kehidupannya yang serba sempurna runtuh dalam sekejap. Kedua orang tuanya meninggal dalam kecelakaan mobil. Mirisnya, Keyara harus hidup sebatang kara tanpa sepeser pun harta peninggalan orang tuanya. Semua harta disita untuk melunasi hutang. Beruntung, ada orang tua dari Arga Dirgantara yang mau menampungnya untuk membalas budi kebaikan orang tua Keyara. Gadis 25 tahun yang sempat depresi itu dinikahkan dengan Arga, agar Keyara menjadi bagian dari keluarga Dirgantara. Arga Dirgantara yang begitu membenci Keyara bahkan sejak gadis itu menjadi adik angkatannya di universitas, terpaksa menuruti kemauan orang tuanya agar kedudukannya dalam perusahaan keluarga tetap aman. Keyara yang memang mencintai Arga tak pernah menyangka jika Arga masih menyimpan dendam di masa lalu dan pernikahan yang ia jalani hanya torehkan luka demi luka. Keyara berubah drastis. Ia tak lagi semena-mena, sebaliknya ia begitu tertutup, berusaha memperbaiki kesalahan, meski semua tak ada arti di mata Arga. Sanggupkah Keyara bertahan menghadapi arogansi Arga? Atau dia memilih menyerah? Agustus 2021 --- @archaeopteryx_
(GAK) SUKA BERONDONG [Selesai] - UNDER REVISION by itsmehalcyon
itsmehalcyon
  • WpView
    Reads 1,477,188
  • WpVote
    Votes 116,699
  • WpPart
    Parts 36
"Kaysan! Kenapa gapake baju?!" "Kenapa?" "Aduh! Itu tuh aurat!" "Aurat? Didepan istri sendiri?" "Udah sana pake baju, Kayss!" Pekik Chessy dirinya merasa sesak. "Panggil mas dulu" "Hah?" "Panggil mas" ulang Kaysan. "Kenapa harus? 'Kan lebih tua aku setahun kurang 18 hari!" Kaysan melangkahkan kakinya hingga tak menyisakan jarak dengan Chessy. "Kamu istri aku. Apa sopan manggil suami pakai nama?" Bisik Kaysan membuat bulu kuduk Chessy meremang seketika. Padahal tipe ideal suami Chessy itu punya usia minimal satu tahun diatasnya. © HALCYON
THE BAD BOY IN LOVE (HIATUS) by dindinthabita
dindinthabita
  • WpView
    Reads 79,928
  • WpVote
    Votes 14,174
  • WpPart
    Parts 15
Sejak remaja, Don Butler dikenal sebagai anak nakal di Fort Smith, Arkansas. Ia jago berkelahi, pemarah dan membentuk geng motor di kota yang tenang itu. Selama di sekolah, tak ada yang berani mendekati Don selain sekumpulan anak nakal lainnya. Ia datang ke sekolah hanya untuk tidur dan bangun ketika mata pelajaran usai. Para guru sudah menyerah atas prilaku Don. Meski berkelakuan buruk, nilai Don selalu berada satu tingkat di bawah dari juara kelas. Bagi Don, hidup harus dinikmati dengan banyak kegilaan. Namun para gadis diam-diam menyukai Don. Pemuda nakal selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi mereka namun di dalam kamus Don, para gadis itu berisik! Tapi suatu hari Don tak bisa menolak pesona gadis berwajah datar yang muncul di bengkelnya, berambut panjang dan berdahi lebar. Tubuh gadis itu sekurus boneka kayu, pikir Don pertama kali saat bertemu sang gadis. Penelope Tucker. Gadis itu pindah ke Fort Smith dari Little Rock untuk menemani sang ayah yang hidup sendirian. Celakanya, ayah Penelope adalah sheriff di Fort Smith yang kerap kali berurusan dengan Don untuk masalah tilang dan perkelahian antar geng motor! *** Don Butler, si berandal kota, memiliki geng motor, tiba-tiba jatuh cinta pada guru drama berwajah datar yang memilihnya menjadi peran Juliet dalam drama sekolah. Don bahkan tak bisa membedakan kapan Penelope marah, senang atau sedih, karena gadis itu tak bisa menunjukkan semua ekspresi itu di wajahnya selain ekspresi datar. Bahkan Don nekat mendatangi rumah Penelope dan mendapatkan ancaman ujung pistol dari sang sherif karena Don berani mengencani anak gadisnya. Demi Penelope, Don berhenti berkelahi dengan siapapun yang menantangnya. Don sangat mencintai Penelope hingga bersedia melakukan apa saja. Lalu seperti apakah kisah cinta mereka? "Mungkin aku tidak pantas bagimu, tapi aku mencintaimu di setiap tarikan napasku." - Don Butler.