Meygre
Entah apakah benar itu adalah kekuatan cinta, atau Tuhan sedang berbaik hati saja. Tidak ada yang tau, begitupun dengan Alana.
Disatu pagi tiba-tiba ia menjadi orang yang sepenuhnya berbeda, walau masih dirinya,-hanya terlihat lebih muda. Ya Alana tiba-tiba bangun pada waktu yang telah mundur kebelakang. Alana tidak terlalu mengerti tentang perputaran waktu yang misterius, baik seperti distorsi waktu atau semacam dan selain itu.
Karena itulah dia mati-matian tidak percaya. Bagaimana bisa ia menembus dimensi seperti cerita fiksi yang sering ia baca, Alana tidak pernah membayangkan kenyataan bahwa kini ia telah menjadi pemeran utama seperti dalam buku bacaan nya.
Ia mulai menerka-nerka apa penyebab ia kembali kemasa lalu.
Apa aku terlalu banyak membuat kesalahan dimasa lalu, sehingga Tuhan murka padaku ?-batin nya didalam hati.
Bukan !! justru Tuhan sedang berbaik hati padanya. Tuhan memberi Alana kesempatan untuk bertemu seseorang yang sangat ia cintai dalam diam, nama yang sangat sering ia sebutkan dari pada namanya sendiri.
Dan akhirnya dia bertemu dengan sosok yang begitu ia dambakan, lelaki beriris mata coklat dan berlesung pipi itu, lelaki yang telah memiliki dunianya.
Lelaki itu berdiri tegap didepan Alana, tampa senyuman namun tetap menawan.
Dan Alana pun semakin jatuh. Ya jatuh hati.
Pelan-pelan Alana mencoba mendekati lelaki itu, dan siapa sangka berhasil.Lelaki tanpa senyuman itu mulai memamerkan lesung pipi manisnya dengan cuma-cuma pada Alana.
Namun Alana tidak pernah memikirkan bahwa pertemuan itu, senyuman itu, tatapan itu, semua kesempatan yang telah Tuhan berikan padanya itu justru yang akan membuatnya menjadi patah sepatahnya patah hati.