user15095346's Reading List
3 stories
Trust by dhitapuspitan
dhitapuspitan
  • WpView
    Reads 4,228,309
  • WpVote
    Votes 274,169
  • WpPart
    Parts 54
Hidupnya indah, pada masanya. Satu masalah datang membuatnya bertransformasi menjadi dia yang lain, yang tak dikenal dan tak mau dikenal. Hidupnya berubah hitam, monoton, tak bergairah. Namun, ketika muncul setitik harapan cerah yang datang untuk membantunya kembali bangkit, hal lain muncul. Ragu itu muncul ketika harus dihadapkan pada kata percaya. Percaya untuk percaya dengan ketulusannya, atau tidak percaya karena banyak asumsi buruk yang berputar di kepalanya. Bagaimana jika ketulusan itu hanyalah kepalsuan? Ketika ia percaya, hanyalah penyesalan yang tercipta. Namun, bagaimana jika sebaliknya, ketulusan itu benar-benar sebuah ketulusan? Namun, pada kenyataannya ia masih berada di antara keduanya. Berpikir antara ya dan tidak, antara percaya dan tidak percaya. Terpaku pada garis yang sama, dengan satu ragu untuk memilih jalan yang mana. Ia tak mau salah untuk memilih. Lagi. Karena terakhir kali ia percaya, yang dipercayai mengkhianatinya.
Dylan The Bad Boy by Ayyuafrilyanti
Ayyuafrilyanti
  • WpView
    Reads 4,948,715
  • WpVote
    Votes 86,494
  • WpPart
    Parts 23
(Tersedia Di Toko Buku Gramedia) Private acak follow dulu Highest Rank #6 in Teen Fiction (19 Januari 2018) "Pacaran yuk," Ucap Dylan. Maudy terkejut. "Lo gila ya!" "Gue gila juga karnna lo." "Kenapa jantung gue deg-deg-gan gini." Batin Maudy. "Mata yang sangat indah." Batin Dylan berbicara. "Lo sekarang jadi pacar gue." Kata Dylan. Maudy tidak percaya, bagaimana ini bisa. "Gue nga mau, lagian gue nga kenal sama lo?". Dylan membisikan sesuatu pada telinga Maudy, Hingga tubuh Maudy menegang mendengar apa yang di bisikkan oleh Dylan. ^^ Perfecy cover by @Endahdiana99 Jangan plagiat cerita saya ❌ Publish 22092017 Finish 26122017
Putih abu - abu by slvia28
slvia28
  • WpView
    Reads 37,309
  • WpVote
    Votes 939
  • WpPart
    Parts 24
Sedang proses revisi di beberapa part awal, jadi di unpublish dulu :D Dan bagi yang uda pernah baca cerita aku tolong baca ulang dibeberapa part yang aku republished yah karena ceritanya beda hehe thankyou 😊 Banyak orang bilang kalau masa-masa SMA itu harus dinikmatin. Karena itu adalah masa yang paling menyenangkan. Tapi apa itu semua berlaku bagi seorang vanilla ? Vanilla yang akhirnya membuka kembali hatinya untuk sahabatnya sendiri namun ia harus menerima kenyataan pahit bahwa cintanya bertepuk sebelah tangan. "Sahabat itu bukan mereka yang datang paling awal dan paling lama. Tapi sahabat itu yang datang dan tidak pernah pergi."