sayapangsa
- Reads 4,135
- Votes 44
- Parts 14
Kapan waktu yang tepat bagi seorang perempuan untuk menikah? Bagi Mayang, jawabannya sederhana: tidak ada kata terlambat, yang ada hanyalah kata "tepat". Baginya, kesendirian jauh lebih terhormat daripada terpenjara dalam hubungan dengan orang yang salah.
Namun, benteng yang ia bangun selama sepuluh tahun di tanah rantau mendadak runtuh. Sebuah kepulangan membawa tuntutan mustahil dari sang kakak: Mayang harus menemukan pasangan hidup dalam waktu tiga puluh hari. Jika gagal, masa depannya tak lagi miliknya sendiri. Di antara sisa waktu yang kian menipis dan ego yang terkikis, mampukah Mayang menemukan cinta, ataukah ia harus menyerah pada takdir yang didiktekan kepadanya?