heraaf
" aku mencintai mu Nala aku sungguh mengagumimu " aku terdiam mematung, tubuhku kaku jantungku berdegup kencang. jujur entah apa yang harus aku jawab.
" Nala.. sejak pertama aku bertemu dengan mu" pria itu tertunduk di bawah lututku. " kamu adalah wanita yang selama ini ku cari" pria itu kini menyuguhkanku setangkai bunga mawar dan sebatang coklat manis.
" astagaa Nala apa yang saat ini sedang terjadi, kenapa ini terasa indah sekali " gumamku dalam hati.
" terduduk di taman dengan menikmati angin senja, dan...dan pria yang selama ini kau tulis di harianmu " aku semakin tak terbayang, harus apakah aku.
kini pria itu menaruh bunga mawar itu di sisi tempat ku duduk. dan tiba tiba dia menggengam kedua tanganku. dan berkata " Nala aku pamit pergi, kau jangan mencariku lagi" pria itu tertunduk lelah
aku tak berkata sepatah apapun, yang ku ketahui aku hanya terdiam mematung mataku berkaca-kaca telingaku panas. apa yang terjadi hari ini, katika senja mulai pergi mengapa ia pun ikut pergi??
~Karnala Adinda Nissa~