megamasputri's Reading List
5 stories
ATHEEYA  by Arhaqueen_
Arhaqueen_
  • WpView
    Reads 9,868,169
  • WpVote
    Votes 560,244
  • WpPart
    Parts 74
"Si wadah luka, Ratunya sang Naga" ~Arhaqueen_ ~̶~̶~̶~̶~̶~̶~̶~̶~̶~̶~̶~̶~̶~̶~̶~̶~̶~̶~̶~̶~̶ Tentang Atheeya, dengan penderitaan yang terus menggerogoti tubuhnya. Tentang Atheeya yang mencari kebahagiaan hidupnya. Tentang Atheeya yang menjadi objek obsesi seorang Gentala. ★★★★★ "Atheeya lelah, untuk kali ini saja Atheeya menyerah," ucap gadis itu menutup kedua mata nya Warning ⚠️ {MENGANDUNG KATA-KATA KASAR!} {ADA BAIK NYA FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA!} {MURNI CERITA KARANGAN SAYA SENDIRI!}
G E M I N I by RuangTulisBulan
RuangTulisBulan
  • WpView
    Reads 245,876
  • WpVote
    Votes 16,432
  • WpPart
    Parts 47
Sheena tahu luka di hatinya tak bisa disembuhkan dengan perban. Dari Sheera, ia hanya menerima kebencian, bukan kasih. Dan ketika Noah dan Arion hadir, hidup Sheena semakin dipenuhi tanya, bisakah ia menemukan arti kebersamaan, atau hanya takdir untuk saling melukai? Gemini, seharusnya melambangkan kebersamaan. Tapi bagi Sheena itu hanya simbol kosong. Luka terdalamnya lahir dari jiwa yang harusnya menjadi belahan. --- Sheena selalu berharap, ada perban untuk luka yang tak terlihat. Bagi banyak orang saudara adalah tempat pulang yang penuh kehangatan. Tapi bagi Sheena, kembarannya justru menjadi sumber luka paling dalam. "I HATE YOU!" Hanya itu yang selalu ia dengar dari Sheera. Jika Gemini melambangkan bintang kembar, maka apa arti kata itu bagi mereka yang saling menolak keberadaan? Hingga hadirnya Arion dan Noah, dua nama yang harusnya membawa arti baru .... tapi justru kian menambah keruwetan di hidup Sheena. Apa luka batin bisa benar-benar sembuh, atau hanya akan terus menganga tanpa pernah ada obatnya? _________________________________________________ 📷Instagram : @ruangtulis.bulan 📥E-Mail : ruangtulisbulan@gmail.com
PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)  by DianYustyaningsih
DianYustyaningsih
  • WpView
    Reads 27,411,444
  • WpVote
    Votes 1,666,558
  • WpPart
    Parts 93
Beberapa detik tatapan mereka beradu. Athur menajamkan tatapan saat Milla terus menatap matanya. "Jangan berani tatap gue!" "Kenapa? Mata lo sakit?" Bukan mundur. Milla malah semakin maju. "Jangan lihat mata gue!" tegas Athur memalingkan wajah. "Oo jadi lo itu sakit mata? Atau mata lo ada beleknya ya? Dih jorok." "Diam!" Milla tersenyum menantang. Ia pindah posisi di depan Athur sehingga cewek itu semakin leluasa menatap mata Athur. Milla mempertajam penglihatan. Ia penasaran, memang ada apa di mata Athur. "Mata lo baik-baik aja. Gak merah tuh," ucapnya bak seorang dokter spesialis mata. Athur menunduk menatap mata Milla penuh amarah. "Minggir." Satu kata keluar penuh penekanan. Bukan Milla jika segera mundur saat ada hal yang menyenangkan. Milla malah semakin maju dan menatap mata beriris hitam pekat itu. "Jangan-jangan mata lo katarak ya. Atau malah mata lo punya virus menular jadi orang lain gak boleh lihat mata lo," ucap Milla bernada berlebihan. Sampai-sampai ia membelalakan mata, membuka mulut serta meletakkan kedua tangan di pipi. Emosi yang sejak tadi Athur kendalikan kini sudah di ujung tanduk. Baru kali ini ada orang yang berani menatap matanya. Bahkan sedekat ini. Apalagi baru kali ini kata-kata dingin Athur tidak mempan. Saat semua orang menunduk ketika Athur mengedarkan pandangan. Milla berbeda. Saat semua orang takut untuk berbicara dengan Athur. Milla berbeda. Dan saat semua orang diam ketika Athur berbicara. Milla berbeda. Tatapan Athur lurus pada mata Milla. "Gue akan buat lo nyesel berani tatap mata gue!" tegasnya bernada mengancam.
SEMESTA by hfcreations
hfcreations
  • WpView
    Reads 1,862,956
  • WpVote
    Votes 188,085
  • WpPart
    Parts 76
Bintang, kerlap-kerlip yang menghiasi malam. Bintang dengan cahayanya yang terang dan Bintang yang selalu menghangatkan. Namun Bintang yang satu ini berbeda. Centaury Bintang Techa. Baginya hujan itu mengerikan, ia akan bersembunyi ketika rinai itu datang. Hujan adalah musuh bebuyutan, sinarnya yang membentang akan redup bersamaan dengan kecemasan dan ketakutan. Hidup yang bergantung pada ramalan cuaca membuat geraknya tak bebas seperti remaja pada umumnya. Bahkan ia membenarkan satu teori yang menyebutkan. Tapi beda resepsi bagi Angkasa Naufal Adhyastha. Bintang mempunyai cara tersendiri untuk memantulkan cahaya, terlihat sederhana tapi begitu indah. Baru satu hari ia bertemu dengan Bintang tapi sudah dikejutkan dengan kejadian yang tak terduga. Hingga tanpa Angkasa sadari, ia telah berjanji akan menjaga dan menjadikan Bintang sebagai semestanya.
LENRIC [ALBERIC2] by justmahe
justmahe
  • WpView
    Reads 4,912,699
  • WpVote
    Votes 223,513
  • WpPart
    Parts 62
[SELESAI] 🔥BOOK_1 [ALBERIC]🔥 🔥BOOK_2 [LENRIC]🔥 👑Conten :16+👑 Lena gue mau nanya, lo berubah ya? Lo beda, lo lebih cuek, dingin dan tak tersentuh. Lo seakan gak peduli sama gue. Padahal gue rindu sama lo Lena, gue masih cinta sama lo, gue menyesal karena udah khianatin lo. Please kembali Lena. -Alberic Kevano Darmantara Beda? Siapa yang berbeda? Gue gak beda, gue tetap selalu menjadi Saylena Arganta Maymac, cewek yang dulu tersingkirkan, cewek yang dulu terlupakan, cewek yang terkhianati oleh sahabatnya sendiri. Gue kembali, kembali tanpa perbedaan sedikitpun. -Saylena Arganta Maymac 📍📍📍 Lena kok berubah sih? Kenapa? Setelah pulang dari luar negeri Lena terlihat tidak peduli? -Barca Arachandra Gue gak berubah, gue tetap Lena yang dulu kok. Tapi lo harus tahu satu hal Barca, lo itu bukan abang gue tapi lo itu abangnya Alberic Kevano -Saylena Arganta Maymac 📍📍📍 Lena lo kok cuek banget sih sama kita-kita? Lo ingat kan kalau kita itu sahabat lo? Apa lo emangnya udah berubah? Please Len jadi Lena yang seperti dulu. Gue mohon -Yuka Sanatha, Manda Aileeya, Aice Signantara Sejak kapan gue cuek sama kalian? Gue gak ngerasa kok kalau gue cuek, gue itu tetap kayak Lena yang dulu. Tapi bedanya sekarang gue gak sebodoh dulu. -Saylena Arganta Maymac 📍📍📍 Start : 2 Agustus 2018 Finish : 6 December 2018 #369 in romance-(13 November 2018) #109 in teenfiction-(22 Agustus 2018) #73 in teenfiction-(30 september 2018)