Haechan
6 stories
Dari ayah, untuk abang ✔  by Lilpudu
Lilpudu
  • WpView
    Reads 1,293,405
  • WpVote
    Votes 189,672
  • WpPart
    Parts 28
[ Part lengkap ] Tidak peduli bagaimana tubuh itu di terpa angin, hujan, ombak, bahkan badai sekalipun. Punggung Ayah akan tetap menjadi yang ter-kokoh, meski kadang lutut itu membentur tanah berkali-kali, namun nyatanya dengan senyuman tulus ia kembali bangun, berdiri seperti tidak ada rasa sakit. Copyright- Lilpudu, 2O21
From Home || NCT 127 [SUDAH TERBIT] by bshskosufhf
bshskosufhf
  • WpView
    Reads 3,233,668
  • WpVote
    Votes 352,033
  • WpPart
    Parts 45
Setiap cerita, pasti memiliki awal. Setiap cerita, pasti memiliki akhir. Setiap cerita.... Pasti memiliki alurnya masing masing. "Mulai sekarang, jangan ada yang berani beraninya memperhatikan Haechan!" "Jika aku sampai melihat salah satu dari kalian memperdulikan anak itu, maka Haechan lah yang akan menanggung akibatnya...." "Hyung...." "Diam kau, dasar pembawa sial!" "Haechan~ah, sebaiknya kau mati saja..." "Kau bukan adikku, Lee Haechan."
[II] seperti tulang, haechan by jeezvr
jeezvr
  • WpView
    Reads 80,138
  • WpVote
    Votes 16,258
  • WpPart
    Parts 17
ft. lee haechan ❃seperti tulang dari luka, kita tumbuh mencari penawarnya. ©jeezvr, 2O2O [read sampai jadi debu, haechan first.]
[I] sampai jadi debu, haechan✅ by jeezvr
jeezvr
  • WpView
    Reads 242,092
  • WpVote
    Votes 44,153
  • WpPart
    Parts 22
ft. lee haechan ❃selamanya, biarkan perasaan ini menetap, sampai menjadi debu. ©jeezvr, 2O19 [read seperti tulang, haechan too]
Thank You; Lee Haechan ✔ by favochan
favochan
  • WpView
    Reads 715,920
  • WpVote
    Votes 96,780
  • WpPart
    Parts 58
Haechan, makasih banyak. - Highest rank : #18 in mark #6 in angst © favochan, 2018.
Dear Hyung || NCT 127 [END] by bshskosufhf
bshskosufhf
  • WpView
    Reads 2,250,458
  • WpVote
    Votes 260,354
  • WpPart
    Parts 39
"Pembunuh tetaplah pembunuh. Maka sebagai gantinya, kau juga harus mati." "Harusnya kau yang mati, lantas kenapa harus dia?" "Semua ini karena kau!" "Ingat baik baik. Kau sudah melenyapkan satu nyawa, tolong berikan nyawamu sebagai gantinya." Suara suara itu kembali terngiang di dalam benak seorang pemuda yang tengah menangis sendirian. dia Lee Haechan. Si Matahari pembawa duka.