Susankaro
- Reads 2,560
- Votes 423
- Parts 18
"Saya mau nikah lagi." ujar Alvaro.
"Mas mau ceraikan saya?" tanya Aimee.
"Tidak. Kita akan bercerai kalau Aril sudah hamil."
"Kalau begitu hamili saja saya!"
"No, sampai kapan pun saya tidak sudi menghamili kamu. Saya hanya akan menghamili Aril. Itu juga setelah kami menikah."
"Mas, kenapa sih tidak pernah mau menyentuh saya? Apa kurangnya saya? Apa karena gunung kembar saya kurang besar?"
"Kurang kamu cuma satu, kamu tidak punya kelebihan. Tubuh kamu juga tidak menarik sama sekali."
"Mas buta? Bokong saya seksi loh Mas. Mas mau lihat goyangan seksi bokong saya?"
Aimee tidak akan menyerah begitu saja menghadapi suaminya yang arogan. Dia wanita kuat dan tangguh. Dia juga punya seribu satu cara untuk menggagalkan rencana Alvaro yang ingin menikahi Aril pacarnya.
Aimee sangat mencintai Alvaro. Sementara Alvaro sangat mencintai Aril. Aimee dan Alvaro bisa menikah karena permintaan mamanya Alvaro.
Apakah cara Aimee akan terus berhasil, dan tetap bertahan hingga akhir, atau dia justru menyerah kerena terlalu lelah?
Apakah rumah tangga yang dibangun dengan cinta sepihak itu bisa berakhir bahagia?