Muslimah
48 stories
Hijrah  by hfzhsfrddn
hfzhsfrddn
  • WpView
    Reads 9,718
  • WpVote
    Votes 215
  • WpPart
    Parts 6
Hijrah saja? by cutshellannisa
cutshellannisa
  • WpView
    Reads 458
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
sepenggal cerita yang ingin di tuang dalam tulisan. agar di kemudian hari aku tak pernah lupa. tentang jalan yang pernah ku pilih.
Betulkah aku dah berubah ?  by ElhauraAdriana
ElhauraAdriana
  • WpView
    Reads 13,525
  • WpVote
    Votes 505
  • WpPart
    Parts 10
Tanya hati , tanya iman . Sungguhkah kita dah berubah ?
Cantik Hijab Panjangmu by PPirdaus
PPirdaus
  • WpView
    Reads 4,620
  • WpVote
    Votes 102
  • WpPart
    Parts 4
seorang wanita yang berhijrah dan dia menghargai cinta yang suci tanpa harus dinodai. Melihat dari kejauhan dan hingga berharap dipersatukan.
Harapan Disepertiga Malam by Ellaariani12
Ellaariani12
  • WpView
    Reads 17,343
  • WpVote
    Votes 678
  • WpPart
    Parts 9
[ Highest Rank #73 in spritual ] "Aku tak seberani Khadijah yang berani menyatakan cintanya duluan kepada Rasullullah. Aku tak secerdas dan secantik Aisyah. aku juga tak seperti fatimah yang mampu menjaga kesucian cintanya kepada Ali, aku hanya wanita akhir zaman yang berjuang untuk menjadi wanita yang dirindukan surga, berjuang menjadi Wanita yang akan setia kepadamu Mas Wildan." Zahra meneteskan air matanya melihat keadaan Wildan yang terbaring lemah dengan selang infus dan oksigen ditubuhnya. ---------- "Aku bukan laki-laki selembut Abu bakar. aku tak bisa setegas Umar bin khattab. aku tak sedermawan Utsman, dan aku juga tak secerdas ali bin abi talib. apalagi jika kusandingkan dengan Rasullulah sungguh diri ini hanya manusia berlumur dosa yang mengharapkan ridha illahi, yang mengharapkan ampunan illahi atas apa yang telah kulakukan kepadamu ra." Wildan menundukan kepalanya dan berlutut dihadapan Zahra yang kini ikut meneteskan air matanya melihat betapa tulusnya perkataaan Wildan. ----- "see ini bukan cerita tentang CEO, ataupun badboy yang akan bertemu pasangannya. ini hanya secuil cerita yang terlintas didalam fikiran saya, yang sedikit menceritakan kisah cinta zahra dan wildan. masih banyak terdapat kekurangan dan typo dimana mana. semoga kalian suka dan selamat membaca" Author menyuarakan isi hatinya dengan berani sembari mengunyah permen karet yang udah 2 setengah jam ga dikeluarin dari mulutnya [prihatin kepermennya]
SEMUA TENTANG HIJRAH by detti_noviani
detti_noviani
  • WpView
    Reads 260,566
  • WpVote
    Votes 14,321
  • WpPart
    Parts 27
Hijrah itu bukan cuma soal merubah penampilan dengan pakaian syar'i, tapi juga merubah sikap, meningkatkan ibadah, memperbaiki akhlak, memperdalam ilmu agama, memperbaiki cara bicara dan belajar untuk istiqomah. Jadi, kalau ada yang bilang hijrah itu suatu hal yang mudah, artinya ia belum mengerti apa arti hijrah yang sesungguhnya. Perlu perjuangan untuk benar-benar mendekat diri kepada-Nya. Jadi kalau disaat proses hijrah, banyak yg mencemooh, bilang sok alim, bilang munafik bahkan kita sampai dijauhi, itu memang bumbu dalam berhijrah. Jadi berusaha aja buat ngelewatin semuanya. Hijrah ga bakal manis kalau ga ada ujiannya 😊
Curahan hati by Imagines-love
Imagines-love
  • WpView
    Reads 137
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 4
Hanya setumpuk surat yang menggunung karenamu. Tolong jangan mencuri ide dari sini tanpa izin..
Goresan N dan BBP by yani_marjaniyati
yani_marjaniyati
  • WpView
    Reads 2,501
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 16
Sekedar goresan
#99Curhat "Menjadi Perempuan Itu..." by LightOfCure
LightOfCure
  • WpView
    Reads 1,867
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 16
Dari jiwa perempuan itu yang kerap kali tak mampu dizahirkan dengan lisan. Agar kau faham, Agar aku lapang. Soal hati dan impian. Aku ingin menjadi perempuan itu, Atau mungkin aku lah bahagian dari perempuan itu. MAKHLUK YANG KAU ANGGAP RUMIT, PEREMPUAN. DAN INI, KAMUS JIWANYA.
KAMU; Sepatah Kalimat Implisit by notprolix
notprolix
  • WpView
    Reads 1,312
  • WpVote
    Votes 57
  • WpPart
    Parts 16
Aku melihatmu. Aku selalu melihatmu, sepertinya. Karena waktuku, aku melihatmu. Meski hanya dalam benak, meski hanya dalam pikiran. Aku melihatmu. Ternyata begitu jauh dari jangkauanku. Atau tanganku yang terlalu kecil untuk meraihmu? Sepatah dua patah kalimat-kalimat implisit. Bukan tentang kita. Bukan tentang kami. Bukan tentang aku dan kamu yang menjadi kita atau kami. Bukan juga tentang kamu dan segala hal darimu yang hampir menyentuh sempurna. Ini hanya tentang diriku yang mengagumimu, dari jauh. Bagai manusia yang suka sekali malam, karena ada bintang.