flower_garden11
"Terkadang, seseorang hanya mendamba satu hal kecil... yang tak pernah sempat digenggamnya."
Selama ini, Flora hanya menginginkan setangkai bunga dari orang yang ia cintai. Bukan kemewahan, bukan pula janji-janji-hanya setangkai tanda kasih dari Bima, lelaki yang hampir sempurna bagi semua orang.
Bima mencintai Flora dengan cara yang luar biasa, namun ia lupa bahwa kadang kasih sayang butuh perwujudan yang sederhana. Ia menjaga segalanya, kecuali satu permohonan kecil yang akhirnya layu sebelum sempat ia petikkan.
Hingga di depan batu nisan yang membisu, Bima menggenggam bunga dengan jemari yang gemetar hebat, lalu berbisik lirih:
"Gua bakal kasih bunga apa pun yang lo mau... asal bukan bunga tabur kayak gini, Flo. "