Ayeesha1006
- Bacaan 101
- Undian 5
- Bahagian 5
"Kak Daf" panggil Lea dengan tangan yang bergelayut di lengan Daffa, Daffa tak pernah risih jika Lea berkelakuan manja.
"Ya?" Daffa menoleh pada Lea dengan senyuman manisnya.
"Kenangan kita udah banyak ya?" Daffa terkekeh mendengar pertanyaan Lea, kemudian mengangguk.
"Terus kenapa? mau buat lagi?" Lea mengangguk mantap membuat Daffa terkekeh geli.
"Kak Daf..." Daffa menoleh pada Lea tanpa menyudahi kekehannya.
"Sebenernya.." Daffa menghentikan kekehannya menunggu kalimat yang akan dikeluarkan Lea selanjutnya, Daffa menaikkan kedua alisnya.
"Sebenernya..gue udah lama kagum sama Kak Daffa, udah lama suka dan sayang juga" udah lama cinta juga kak, meskipun gue tau kita sepupuan, lanjut Lea dalam hati.
Perkataan Lea membuat Daffa menatap manik mata Lea dengan serius.
Lea baru saja menyadari bahwa perkataannya barusan sangat lancang, tak seharus nya Lea mengatakan itu pada saudara sepupu nya ssndiri.
Daffa masih mematung menatap Lea tanpa bergerak dan berkata sekali pun.
"Ehm, maaf kak, gue lancang, ga seharus nya gue bilang gitu sama sepupu gue sendiri, sorry, permisi kak" Lea beranjak meninggalkan Daffa yang masih mematung.
Air mata Lea terjatuh, Lea merasa bersalah setelah mengatakan itu.
Apakah hubungan persaudaraan gue sama Kak Daffa bakal baik- baik aja setelah ini?, batin Lea. Disisi lain Lea merasa lega telah mengungkap kan perasaannya pada sepupunya.
Lea trauma, Lea takut mendapatkan respon buruk dari Daffa, mulai saat ini Lea berusaha menghindar dari Daffa.
Lea serius ngomong gitu? sama kayak perasaan gue Le, tapi kenapa lo pergi?, batin Daffa.