putrikecil600's Reading List
3 stories
Mencintaimu Dalam Doa | END by Shineeminka
Shineeminka
  • WpView
    Reads 1,566,365
  • WpVote
    Votes 92,403
  • WpPart
    Parts 16
The third story of Cinta Dalam Diam | Andra & Diandra | Cover : @betyal_4 | Part sudah tidak lengkap | Proses Penerbitan. "Bersemangatlah atas hal-hal yang bermanfaat bagimu. Minta tolonglah pada Allah, jangan engkau lemah. Jika engkau tertimpa suatu musibah, maka janganlah engkau katakan, Seandainya aku lakukan demikian dan demikian. Akan tetapi hendaklah kau katakan, ini sudah jadi takdir Allah. Setiap apa yang telah Dia kehendaki pasti terjadi. Karena perkataan law (seandainya) dapat membuka pintu setan." itulah yang Kak Andra katakan kepadaku saat aku kehilangan ayah yang selama ini menjadi satu-satunya orang yang dapat aku andalkan. Dulu aku hanya menganggapnya tidak lebih dari seorang kakak, seorang kakak yang dapat aku andalkan keberadaannya namun perlahan rasa itu berubah. Aku mencintainya, namun aku tidak berani mengungkapkan perasaan ini kepadanya. Aku hanya berani mencintainya dalam diam, biarlah hanya Allah-lah yang mengetahui apa yang kini tersimpan di hatiku untuknya.
Cahaya di Sepertiga Malam by Airmawa
Airmawa
  • WpView
    Reads 89,674
  • WpVote
    Votes 3,866
  • WpPart
    Parts 20
Cahaya. Seorang gadis polos sekaligus ceroboh yang mengharapkan jodoh seperti Ali bin Abi Thalib. Mampukah Cahaya menemukan laki-laki seperti Ali di akhir zaman? Yuk cari tau!!!
Harapan Disepertiga Malam by Ellaariani12
Ellaariani12
  • WpView
    Reads 17,343
  • WpVote
    Votes 678
  • WpPart
    Parts 9
[ Highest Rank #73 in spritual ] "Aku tak seberani Khadijah yang berani menyatakan cintanya duluan kepada Rasullullah. Aku tak secerdas dan secantik Aisyah. aku juga tak seperti fatimah yang mampu menjaga kesucian cintanya kepada Ali, aku hanya wanita akhir zaman yang berjuang untuk menjadi wanita yang dirindukan surga, berjuang menjadi Wanita yang akan setia kepadamu Mas Wildan." Zahra meneteskan air matanya melihat keadaan Wildan yang terbaring lemah dengan selang infus dan oksigen ditubuhnya. ---------- "Aku bukan laki-laki selembut Abu bakar. aku tak bisa setegas Umar bin khattab. aku tak sedermawan Utsman, dan aku juga tak secerdas ali bin abi talib. apalagi jika kusandingkan dengan Rasullulah sungguh diri ini hanya manusia berlumur dosa yang mengharapkan ridha illahi, yang mengharapkan ampunan illahi atas apa yang telah kulakukan kepadamu ra." Wildan menundukan kepalanya dan berlutut dihadapan Zahra yang kini ikut meneteskan air matanya melihat betapa tulusnya perkataaan Wildan. ----- "see ini bukan cerita tentang CEO, ataupun badboy yang akan bertemu pasangannya. ini hanya secuil cerita yang terlintas didalam fikiran saya, yang sedikit menceritakan kisah cinta zahra dan wildan. masih banyak terdapat kekurangan dan typo dimana mana. semoga kalian suka dan selamat membaca" Author menyuarakan isi hatinya dengan berani sembari mengunyah permen karet yang udah 2 setengah jam ga dikeluarin dari mulutnya [prihatin kepermennya]