sheljptri
- Reads 48,741
- Votes 7,592
- Parts 44
Hidup dengan kemampuan 'Gema' membuat Zeela sanggup menyerap luapan emosi manusia di sekitarnya. Kecuali emosi milik Kaivan Arel. Si cowok berisik dan hobi menjulid itu adalah satu-satunya manusia yang emosinya tak pernah terdeteksi oleh radar Zeela.
Tepat saat kemampuan Zeela bertambah-bisa membaca memori dan masa lalu lewat sebuah benda dan tempat-kejutan gila menghantamnya. Haikal, murid baru yang juga tak terdeteksi gemanya, mengaku sebagai anak Zeela dan Kaivan di masa depan!
Namun, Haikal datang bukan sekadar untuk bertemu kedua orang tuanya. Ia kembali ke masa lalu karena di zamannya, Zeela dan Kaivan berada dalam keadaan koma, dan satu-satunya cara untuk menyelamatkan mereka adalah mengubah kejadian yang membawa mereka pada takdir tersebut.
Masalahnya, mengubah masa lalu berarti mengubah masa depan. Setiap keputusan yang Haikal ambil perlahan menggeser garis waktu, mengubah kehidupan orang-orang yang mereka cintai-bahkan mengancam keberadaan Haikal sendiri.
Semakin jauh takdir berubah, semakin besar kemungkinan Haikal tidak pernah lahir.
Lalu, apa yang akan Zeela lakukan ketika ia harus memilih antara mempertahankan masa depan yang seharusnya terjadi atau menyelamatkan anak yang datang dari masa depan?
Mampukah Zeela menyelamatkan masa depannya tanpa kehilangan Haikal?