katakngerem
Katamu, sebuah tanya, pelarian, amarah, kekecewaan, dan kesedihan bisa menjadi cerita.
Katamu, menulis bisa menjadi sebuah bentuk penghargaan diri di saat emosi kian tak terkendali.
Katamu, aku harus berani melangkah maju, memperlihatkan sebuah maha karya yang bukan hanya dinikmati olehmu atau pun diriku seorang.
Katamu, akulah sang puan pemberani. Melayang tinggi bersama angan, tak pernah berharap jatuh, karena setiap diksi selalu membawaku terbang ke angkasa.
Jadi, maukah kalian membaca ceritaku?
|| Jejak Langkah ||