Danieliqbaals
pada tahun 2016 seorang dosen psikologi bernama Indah Putri Wardhani menulis kisah hidup yang tragis dan tidak seperti remaja pada umumnya pada tahun 1987. Indah kembali ke Bandung lalu mengingat masa lalunya yang kelam. Dahulu Ia mempunyai penyakit HIV yang diakibatkan oleh jarum suntik. kondisi tersebut membuat Indah merasa putus asa untuk hidup. Latar tahun 1987 yang kental oleh stigma negatif terhadap orang pengidap HIV, menambah penderitaan Indah yang kalut dihantui pelecehan secara verbal.
Saat Indah kebingungan, bertemulah dia dengan sosok pria aneh yang tergabung dalam pemberontakan orde baru, bernama Malik Abdul Halim di warung teh yang berlokasi di Bandung.
setahun berlalu Indah ditolak oleh salah satu Universitas di Jogja dengan alasan pihak kampus yang tidak menerima pengidap HIV untuk bergabung menjadi mahasiswa. kondisi tersebut menjadi awal kekecewaan Indah paling berat menghadapi kondisi sosial yang bersifat mendukung usahanya untuk bunuh diri.
dalam waktu yang bersamaan datanglah Malik membela Indah dengan melakukan pembelaan mengumpulkan masa pergerakan Mahasiswa. Malik adalah seorang dosen pengajar filsafat, aktivis dan sekaligus pemimpin pondok pesantren.
disanalah semua kisah hidup Indah berawal.
Bila hari ini belajar filsafat merupakan sesuatu yang aneh, maka dahulu, sesungguhnya ada orang yang sembuh dari penyakitnya dikarenakan oleh mempelajari filsafat.