peachyjaelove16
- Reads 1,859
- Votes 242
- Parts 2
Dyah Tanvisya Anantari Ayu adalah perempuan yang tidak begitu tertarik pada cinta.
Bagi perempuan itu, menghabiskan uang Ayahnya adalah satu-satunya hal yang paling menyenangkan untuk hidupnya-setidaknya untuk sekarang. Bahkan saat ia bekerja di perusahaan besar milik Ayahnya pun ia menjalankannya sebagai sebuah kewajiban saja, bukan sesuatu yang akan ia seriusi apa lagi ia jadikan pusat hidupnya.
Dan untuk cinta pun, perempuan itu telah meletakkan urusan cinta di urutan paling terakhir dalam hidupnya. Tangki cintanya sudah terisi penuh oleh keluarganya, jadi untuk apa ia terburu-buru untuk mencari cinta dari pria lain?
Sedangkan di sisi lain, dimana Tanvisya tidak pernah menyadari itu, ada Sakratama yang selalu mengamati setiap gerak-geriknya.
Namun tidak ada yang tahu apakah pengamatan itu sebagai bentuk cinta, obsesi, atau hanya rasa penasaran saja akan sosok perempuan yang terlihat begitu acuh akan cinta.
****
"Kamu tuh kapan sih punya pacarnya? Cape Ibu tuh liat kamu deket-deket Ayah mulu. Ibu kan juga pengen deket-deket sama Ayah?" Btari berkacak pinggang menatap Tanvisya yang sedang menyandarkan kepalanya di bahu Abri seraya menonton film yang terputar di televisi.
"Kapan-kapan deh Bu. Ca masih mau mesra-mesraan sama Ayah," sahut Tanvisya tanpa menatap wajah Btari.
****
Make Me Yours,
peachyjaelove16