Ariefaumar16
- Reads 4,190
- Votes 335
- Parts 25
[Arief Aumar Purwanto]
Mulut membungkam, hati melebam. Meski lelah
raga ini menuai sesak, meski tertatih-tatih aku kejar hingga luka kian mengerak. Kau masih tetap menjadi alasan mengapa jemari dan penaku giat bergerak menuliskanmu.
Aku. Masih pada kamu.
°°°
Seri ke-3 dari SajakSesak oleh Arief Aumar Purwanto.
Tulisan pertama ditulis di sajaksesak.tumblr.com.