staAceeyy
- Reads 871
- Votes 170
- Parts 2
"𝘎𝘶𝘦 𝘨𝘢𝘬 𝘣𝘶𝘵𝘶𝘩 𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘢𝘯𝘢𝘬-𝘢𝘯𝘢𝘬 𝘴𝘦𝘬𝘰𝘭𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘶𝘢𝘯𝘨 𝘫𝘢𝘫𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘪𝘯𝘨𝘨𝘶 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘣𝘢𝘺𝘢𝘳 𝘴𝘦𝘸𝘢 𝘳𝘶𝘮𝘢𝘩 𝘨𝘶𝘦 𝘴𝘦𝘵𝘢𝘩𝘶𝘯" - James.
"𝘒𝘪𝘵𝘢 𝘨𝘢𝘬 𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩𝘢𝘯, 𝘒𝘢𝘬 𝘑𝘢𝘮𝘦𝘴. 𝘒𝘪𝘵𝘢 𝘤𝘶𝘮𝘢 𝘮𝘢𝘶 𝘣𝘢𝘨𝘪 𝘴𝘦𝘥𝘪𝘬𝘪𝘵 𝘬𝘦𝘩𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘱𝘶𝘯𝘺𝘢... 𝘭𝘦𝘸𝘢𝘵 𝘱𝘦𝘭𝘶𝘬𝘢𝘯"
- Sean.
"𝘋𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘒𝘢𝘬𝘢𝘬 𝘯𝘰𝘭𝘢𝘬 𝘶𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘢𝘮𝘪... 𝘬𝘢𝘮𝘪 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘱𝘢𝘬𝘢𝘪 𝘤𝘢𝘳𝘢 𝘭𝘢𝘪𝘯 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘒𝘢𝘬𝘢𝘬 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘦𝘬𝘶𝘬 𝘭𝘶𝘵𝘶𝘵 𝘥𝘪 𝘣𝘢𝘸𝘢𝘩 𝘬𝘪𝘵𝘢" - Keno.
Hidup James di usia 21 tahun terasa seperti malam yang tidak pernah usai. Bekerja paruh waktu di Hourglass Mart yang terletak tepat di seberang sekolah elite Highlands Academy, James selalu memandang sinis anak-anak kaya yang tidak tahu kerasnya dunia. Termasuk Sean dan Keno, si kembar kaya raya yang mendadak hobi nongkrong di depan minimarketnya hanya untuk mengganggu sif malamnya.
James mengira mereka hanya bocah labil yang bosan. Namun, ketika trauma masa lalu dan himpitan ekonomi perlahan mencekik James hingga tak bisa bernapas, si kembar justru hadir mengulurkan tangan.
Dua dominasi anak umur 17 tahun yang berbahaya, siap menjerat James dalam pusaran cinta yang posesif, hangat, sekaligus tak menyisakan jalan keluar.