Hei kau tau siapa aku???
-ya tentu saja aku tahu, kau adalah monster yang paling kejam-
Bagaimana kau bisa tau?
-mudah saja, coba kau berbalik badan dan lihat apa yang berada di belakangmu-
Humm tak ada apa apa di sana, hanya ada tumpukan kepala manusia yang membusuk di penuhi ulat.
-ya itu maksudku, kau fikir siapa yang bisa melakukan hal seperti itu selain dirimu??? Tentunya tidak ada!!!! Karena kau adalah monster-
Hhahaha kau memang pandai menghibur diriku wahai cermin kamarku.
.
.
.
.
Buku kedua dari Midnight Series, menyusul pendahulunya yang berjudul Midnight Restaurant.
Ruang Teratai, adalah area terlarang yang tidak boleh digunakan ataupun didatangi pengunjung. Berisi tujuh kamar tua yang sudah bertahun-tahun tidak pernah ditempati pasien. Setiap tengah malam, papan peringatan akan dipasang agar tidak ada yang mengunjungi area gelap itu.
Hingga pada suatu kesempatan, pihak rumah sakit memutuskan untuk menggunakan kembali ruang teratai dan tanpa sengaja membangunkan sesuatu yang sudah lama tertidur.
Dari penulis "Misteri anak-anak Pak Jawi"
HANGGAREKSA RESTAURANT, sebuah restoran tua di ujung jalan Kalimaya. Populer di kalangan masyarakat kota gambir sebagai salah satu restoran kelas menengah yang menyediakan menu khas jawa timur. Kendati demikian, desas-desus warga mengatakan bahwa...
Mengunjungi Hanggareksa lewat dari dua belas malam, adalah sebuah kesalahan fatal.
Cerita ini ditulis dari beberapa sudut pandang tokoh "The Bad Boy, The Clown, The Old Man dan The Joker" Dan keempat tokoh itu akan bertemu di part "A Meeting"
Beberapa kali #1 dalam horor
Percaya atau tidak, setiap tempat itu ada penunggunya. Kita diharuskan untuk meminta izin ketika memasuki setiap tempat baru.
Memang terdengarnya seperti sesutu yang mustahil. Tapi jika tidak meminta izin maka keusilan sang penunggu akan membawa petaka.
Unpublish sebagian karena beberala kali di plagiat dan sedang proses terbit self publish
Lanjutan Creepypasta!
Berisi cerita-cerita horor, urban legend, psikopat, random, aneh, serem tapi lucu, dan masih banyak lagi.
Takut? Jangan baca.
Serem? Bobok aja.
Kagetan? Dilarang buka.
Regards,
Hihida