Ardlai
- Membaca 14,219
- Vote 1,071
- Bab 39
Harusnya kamu itu sadar diri jadi orang. Setelah apa yang kamu lakuin dulu kamu pantas mendapatkan ini semua." Tio kembali meninggikan suaranya. Thasya yang mendengar teriakan itu memejamkan matanya untuk menahan air matanya.
"Udah aku bilang berkali-kali papa. Bukan aku yang dorong kak Vian," teriak Thasya dengan air matanya luruh seketika.
"Kamu mengelak lagi. Padahal udah jelas kamu yang memdorong kakakmu sampai jatuh tangga. Dan kamu sekarang ingin bunuh adikmu karena gagal membunuh kakakmu," ucap Tio tajam dan tanganya melempar ikat pinggang itu kearah Thasya. Dan bagia besi ikat pinggang itu mengenai dahi Thasya sampai berdarah.