ddissenjar
Jakarta Selatan selalu punya caranya sendiri untuk bikin orang betah: jalanan yang gak pernah sepi, mall yang berasa rumah kedua, coffee shop di setiap sudut, dan lingkaran pertemanan yang kadang lebih penting daripada apapun.
Di Cipete, ada satu kontrakan besar- technically rumah om nya Kai- yang sekarang jadi rumah kontrakan paling iconic buat empat mahasiswa hits. Dari luar, rumah itu cuma terlihat mewah dan modern. Tapi dari dalam? It's chaos, laughter, and memories in the making.
Krystal- si chic girl yang kalau jalan ke ruang tamu aja vibes-nya kayak fashion editorial.
Kai- golden boy yang terlalu sering nyari "inspirasi" di PIM daripada di kelas.
Seulgi- sunshine yang selalu bisa nyelametin suasana bahkan di tengah asap gosong dapur.
Chanyeol- walking playlist yang bikin kontrakan selalu berasa ada soundtrack hidupnya sendiri.
Mereka satu kampus, satu kontrakan, satu circle. Bukan keluarga, bukan juga sekadar teman, tapi sesuatu di tengah-tengah itu. Hubungan yang ributnya gak abis-abis, tapi hangatnya juga gak bisa dijelasin.
Hari-hari mereka gak selalu luar biasa. Kadang cuma rebahan, kadang chaos karena eksperimen masak aneh, kadang tiba-tiba nongkrong di PIM sampe tengah malam. Tapi justru dari hal-hal kecil itu, cerita ini terbentuk.
This is not about perfect lives. This is about the messy, funny, random little things that make living in Jakarta unforgettable.